Puaskan Aku, Sahabat Suamiku!
Ia bergeser menjauh dari kamera, terdengar suara pakaian Rangga yang buru-buru dirapikan.
"Rangga, kenapa…!?" tanya Ayu, suaranya sudah berubah menjadi kesal dan putus asa. Nafsunya yang sudah di ujung tanduk, tiba-tiba diputus begitu saja.
"Maaf, Sayang, dia datang membawakan dokumen penting. Aku harus tanda tangan dan kirim balik malam ini juga," Rangga menjelaskan, matanya tidak fokus menatap kamera, seolah ia sedang melihat ke arah pintu kamarnya.