Perawan Untuk Om Duda
"Selmara Antaraxa, bukankah itu nama yang bagus?"
Cincin cantik telah mengunci jari manis Selma. Gadis itu lantas mengambil yang tersisa untuk dilingkarkan pada jari Panji. "Enggak, aku lebih suka namaku yang dulu," lirih gadis itu.
Set!
"Aaa!" Pekikan gemas dari seluruh tamu menggema, gencar menyerukan bintang pelaminan itu untuk berciuman.
Napas Selma tertahan. Telapak tangannya menempel begitu saja di dada Panji, sementara pria itu membuat posisi mereka menyatu tanpa celah sedikit pun.