Kesayangan Janda Dan Gadis Desa
Sena berjalan ke ujung jalan, tempat warung kelontong tempat Ayu bekerja.
Warung kelontong itu cukup ramai sore ini. Saat Sena melangkah masuk, perhatiannya langsung tersita oleh sesosok wanita matang yang berdiri di dekat rak sembako. Dia adalah Nyonya Widya, seorang janda kaya sekaligus tengkulak penguasa lahan pertanian di desa ini.
Wajahnya yang tegas dan dingin tampak berkerut menahan nyeri, jari nampak terus memijat pelipisnya sendiri sambil meringis kesakitan.