Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante Sebelah Rumah

Tante Sebelah Rumah

"Mau beli kondom dong." Sepertinya ada pelanggan yang datang. Walaupun Tante Mila pemilik toko barang antik di sebelah, dia sering mengobrol dengan ibuku jadi dia cukup tahu urusan di sini. Aku tidak bisa melihat situasi di luar. Aku hanya mendengar Tante Mila mencari sesuatu lalu menyebutkan harganya. Saat ini kepalaku terasa pening, hidungku dipenuhi aroma wangi yang manis.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

Naya menoleh sopan, memberi senyum ramah yang bikin semua orang langsung luluh. Dengan tenang, tanpa canggung sedikit pun, ia menjawab: “Saya Naya, Om. Teman kuliahnya Arion.” Arion hampir mau berlutut terima kasih. Ibu Shana tersenyum tipis, sopan namun gelisah. “Oh, baik. Kami… ingin melihat Shana. Dia tidak membalas pesan.” Naya mengangguk lembut. “Oh, Shana ada di dalam kok, Tante. Tadi aku sempat papasan waktu dia keluar beli sesuatu.”
7.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
LOVE and LIE

LOVE and LIE

"Ingat, ya, kalau butuh apa-apa jangan sungkan." Kirana yang baru saja menaruh tasnya di atas ranjang, tersenyum pada wanita paruh baya yang tengah menatapnya. "Iya, Tante." "Oke, kalau begitu tante tinggal dulu." Laras, wanita itu memutar tubuhnya menuju pintu. Karena dia harus segera ke toko. Baru saja pegawainya menelpon, katanya ada pelanggan yang ingin bertemu dengannya.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

tanya sang ibu warung, yang akhirnya tak tahan dan bertanya penasaran pada Kirana. "Saya hendak menantang Ki Taksaka ketua sekte ini Bibi," sahut Kirana tenang. Namun malah sang ibu warung yang terkejut hingga matanya terbelalak, saat mendengar jawaban Kirana yang bagai tanpa rasa takut sedikitpun itu. "Hahh! Kau-kau mau menantang ketua sekte Ki Taksaka, Nona?! Lebih baik kau urungkan saja niatmu itu Nona. Berbahaya!" seru sang ibu warung cemas.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 834 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Fitnah Di Hari Pernikahanku

Fitnah Di Hari Pernikahanku

katanya dengan ramah. “Begitu ya, baiklah tante akan mampir," kata Kirana sambil tersenyum. Tangan mungil itu menuntun jemari Kirana menuju kedai sederhana di pinggir pantai. Kirana semakin gemas melihat kaki mungil itu melangkah dengan kedua pipi gembul bergoyang naik turun. “Mau minum apa mbak? Oh iya, perkenalkan saya Intan, mama Dae,” kata wanita itu ketika mereka sampai di kedai.
9.329.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

tanya Mama Kirana. “Alhamdulillah saya baik, Tante! Ini toko Tante?” tanya Bagas. “Iya, kondisi Papa Kirana kan, sudah tidak memungkinkan untuk bekerja. Jadi, tante sama Kirana berinisiatif membuat toko kue ini.” “Tante sendirian?” “Ada yang bantu satu orang. Kirana mungkin kesini agak siang soalnya anaknya rewel.” “Dia ... sudah menikah dengan Ronald?” tanya Bagas hati-hati.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Mendadak Dilamar Kakak Mantan

Mendadak Dilamar Kakak Mantan

Kaira menggeleng lalu menggenggam tangan wanita yang tak punya keriput sama sekali itu. “Saya senang kok bisa hangout bareng tante seperti ini. Tapi tidak perlu memberikan saya terlalu banyak hadiah ya, tan! Saya jadi sungkan,” tegas Kaira. Tante Kania menghela nafasnya pasrah, “Baiklah, tapi setelah ini kamu masih bisa menemani tante belanja, kan? Tante cocok banget sama pilihan-pilihan kamu,” rajuk wanita itu.
1052.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Rigecherta My Possesive Best Friend

Rigecherta My Possesive Best Friend

Di dalam, terlihat wanita paruh baya dengan rambut acak-acakan dan mata yang terlihat membengkak, mungkin habis menangis. " Permisi.." ucap Tivane ragu. Kirana langsung menoleh dengan dahi berkerut. " Kalian siapa?" Tanya Kirana bingung. " Kami.. teman dari Zea bu" ucap Tivane hati-hati.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Kirana merasa harga dirinya tidak serendah itu. "Saya pakai baju-baju juga masih ada batasannya kok. Tante Itu juga nggak pernah yang sampai kebuka banget. Saya nggak serendah itu. Saya masih bisa jaga diri. Jadi artis nggak sejelek itu kok, Tante," jawab Kirana yang masih berusaha sekeras mungkin untuk bersikap sopan. "Tante ini kan maksudnya baik. Cuma mau kasih nasihat buat kamu. Kok kayaknya kamu nggak suka gitu ya dikasih tahu sama orang tua?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Calon Ibu Tiri Spesialku

Calon Ibu Tiri Spesialku

Di belakangnya, ada seorang perempuan berambut panjang yang sedang sibuk merapikan koper. “H-halo, Tante,” sapaku gugup. Bayangan mimpi di dalam mobil tadi mendadak melintas lagi di kepalaku. “Hai Radit, lagi sarapan ya?” balas Tante Sarah antusias. Tante Sarah kemudian memanggil anaknya. “Rara, ini Radit, calon saudara tiri kamu. Ayo kenalan dulu.” Aku memperhatikan layar dengan seksama. Rara yang semula menunduk, menghela napas pendek lalu mendongak.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tante kirana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status