Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Arthur terkekeh menanggapi. "Oh baguslah kalau begitu " Link menjawab santai. Beberapa saat kemudian, seorang pelayan wanita membawa santapan untuk mereka berdua. Selain roti dan daging, Arthur juga tidak lupa memesan anggur. Saat ini bulan ke-1 kalender Falan yang merupakan periode musim gugur. Musim itu berlangsung dari bulan ke-12 sampai bulan ke-2 kalender Falan. Sekarang memasuki pertengahan musim gugur sehingga meski matahari masih bersinar di langit, suhu perlahan-lahan turun semakin dingin dari hari ke hari.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as tanya arthdal chronicles
Read
+Library
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

Tawanya meledak karena tahu jika Daksa dan para prajuritnya sudah sejak tadi-tadi bergerak menuju sisa pasukan Arya Lembana berada. Mendengar ucapan tersebut, Arya Lembana dan dua bekel memandangi Kridapala dengan terheran-heran. Satu dugaan lantas terbit di benak mereka, membuat ketiganya saling berpandangan dengan wajah pias. "Gawat! Sepertinya pasukan kita yang menunggu di tempat tadi juga sudah mendapat celaka," desis Arya Lembana, yang langsung diiyakan oleh dua bekel.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as tanya arthdal chronicles
Read
+Library
Takhta yang Dibayar Air Mata

Takhta yang Dibayar Air Mata

Peti itu adalah bagian dari hantaran pernikahan yang dia bawa dari kediaman Keluarga Kalandra dan selama ini selalu tersimpan di dalam gudang. Dayang Sumbi membawanya, lalu membukanya. Di dalam sana terdapat barang-barang lama. Beberapa buah buku, setumpuk naskah puisi, dan beberapa buah stempel. Di bagian paling bawah, ada sebuah gulungan lukisan. Arum mengambil lukisan tersebut, lalu perlahan membentangkannya di atas meja. Lukisan itu menampilkan sosok jenderal muda yang sedang memacu kudanya menembus salju. Persis seperti rupa Aji saat pulang membawa kemenangan tiga tahun lalu.
13.1K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as tanya arthdal chronicles
Read
+Library
Takdir Tara

Takdir Tara

Tara histeris dan berteriak, "Tidak!!! Tidak!! Biarkan aku tiada! Aku tidak bisa hidup tanpanya!" "Tidak, jangan lakukan ini, Tara," kata Aryan tegas. Tara terus meronta ingin lepas, bahkan berteriak dan menggigit lengan Aryan. Namun, sadar akan percuma dia kalah tenaga, tubuh Tara mulai melemas, ia menangis pilu. "Mengapa? Mengapa semua ini terjadi padaku? Kenapa dia meninggalkanku? Apa ini takdirku?" Pertanyaan itu ia ucapkan dalam tangisan. Suaranya sudah parau hampir tak terdengar.
822 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tanya arthdal chronicles
Read
+Library
Dilema

Dilema

Thania~ ***
106.5K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as tanya arthdal chronicles
Read
+Library
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

tanya Arya Lembana dengan suara mendesis. "Menurut penuturan Tumanggala, jasad perempuan itu benar isterinya, Gusti. Orang-orang yang menyerang Tumanggala hendak menodai perempuan itu, tapi dia mendahului bunuh diri ...." "Jagad dewa bhatara!" Arya Lembana berseru dengan suara bergetar. Amarahnya naik mendengar itu.
9.933.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tanya arthdal chronicles
Show Reviews (36)
Read
+Library
Kebo Rawis
Terima kasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca cersil ini. Tinggal 12.000 kata lagi menjelang tamat, paling lambat dua hari lagi. Selanjutnya akan ada cersil baru yang merupakan sekuel Arya Tumanggala, dengan tokoh utama tetap sang prajurit, tapi dengan cerita dan jalinan konflik beda.
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
Read All Reviews
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status