Om Duda! 2
“Tentu saja, dia bukan seorang kriminal yang jahat.”
Dina mengulum bibirnya mendengar ucapan Disya, mengangguk-anggukkan kepalanya. “Yang menurut kamu baik, belum tentu menurut Tuhan juga baik. Barangkali yang menurut kamu tidak baik, adalah yang terbaik menurut versi Tuhan. Tuhan adalah sebaik-baiknya penulis skenario terindah, Sya. Bunda tidak sedang memaksa kamu untuk mencoba menerima Alif di hati kamu, siapapun lelakinya Bunda harap kamu akan bahagia. Kamu tahu ngga, Sya. Ayah sama Bunda khawatir kamu tidak akan melanjutkan kehidupan, Ayah sama Bunda khawatir jika kamu tidak akan mempunyai pendamping. Sya... Bunda sama Ayah ngga mau kamu hidup sendirian kalau kami sudah tidak ada di duni
Sikat na Kabanata