Membuat Suami dan Mertua Menyesal
"Naya kamu adalah perempuan yang baik, kamu berhak mendapatkan laki-laki yang baik. Kamu berhak bahagia,"
Aku hanya tersenyum. Nyatanya menerima kenyataan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada kalanya kita harus melepaskan sesuatu yang menurut kita yang terbaik. Namun, nyatanya Tuhan jauh lebih tau yang terbaik untuk hamba-Nya.
"Terima kasih, Tan," balasku. "Oh iya, Tan aku gak lihat Om Handi?" Karena penasaran akhirnya kalimat itu meluncur juga.