Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

“Crassh...!” Mata kapak yang lebar dan tajam itu langsung menancap di tengah-tengah dahinya. Pendekar Iblis Tenggara kaget bukan kepalang. Ia sama sekali tak sempat merasakan sakit, karena pada ujung gagang kapak yang terbuat dari besi kuning itu meluncur keluar pula sebilah mata belati yang sangat tajam dan langsung menghunjam tenggorokannya.
8.620.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Wusss! Prajurit pertama menerjang dari arah belakang dengan ayunan tongkat baja yang mengincar pelipisnya. Kecepatan serangan itu sangat tinggi bagi ukuran manusia biasa. Namun di mata Adit yang telah diupgrade sedemikian rupa, gerakan itu tampak lambat seperti rekaman video yang diputar dengan kecepatan setengah.
10599.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

"Benar-benar nggak ada apa-apa di sana." Kemudian, aku langsung melepas celana dalamku. Sebuah alat besar tiba-tiba mencuat keluar, terpampang jelas di depan Luna. “Luna yang baik, bantu kakak isap tumor ini. Setelah kamu isap, Kakak nggak akan merasa sakit lagi.” Luna menatap alatku dengan heran, lalu berjongkok. Wajah mungilnya perlahan mendekat.
63.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Kress Tiba-tiba, Ambarani mengangkat tangan, memberi isyarat untuk berhenti. Tubuhnya membeku, tatapannya tertancap tajam pada dua sosok yang bergerak lincah di antara pepohonan di kejauhan. Dua sosok wanita dengan armor kulit berwarna coklat tua, rambut diikat ke atas dengan rapi, dan di tangan mereka tergenggam erat tombak pendek yang khas. “Aku melihat dua orang,” desis Ambarani, suaranya begitu rendah sehingga hampir tak terdengar, namun memuat seluruh berat bahaya yang mereka hadapi.
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

David, pria botak dengan otot-otot yang menggelembung seperti batu granit, memukul kedua tangannya hingga berbunyi keras. "Aku sudah tidak sabar ingin merasakan sensasi mematahkan tulang-tulang dokter sialan itu satu per satu." Jonathan, pembunuh berambut panjang dengan mata tajam seperti burung pemangsa, memasang senapan laras panjang dengan teleskop presisi tinggi. "Aku akan memastikan tidak ada yang bisa melarikan diri dari tempat ini hidup-hidup. Bahkan jika ada tikus kecil yang mencoba kabur."
1046.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Retak! Senyum kejam seperti manusia muncul di wajah Hyena Bertanduk Sapi elit. Melihat tongkat mekanis yang menghantam, ia tampak seperti melihat permen lolipop, memutar lehernya, mulut bergigi tajamnya terbuka lebar, dan dengan retakan, gigi tajamnya menggigit tongkat mekanis besar menjadi dua. "Apa?" Neo tercengang, dan bahkan mata Amon yang merah darah dan mengamuk tanpa sadar mengerut.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
I Love You, Mr. Devil!

I Love You, Mr. Devil!

Napasnya sontak tercekat ketika melihat beberapa senjata tajam mengerikan yang di bawa oleh Laiv dan teman-temannya. Pantulan lampu jalan yang redup memperlihatkan sebuah kapak besar di tangan Laiv, sebuah gergaji panjang yang digenggam seorang lelaki yang berambut coklat, serta sebuah brass knuckles (senjata buku jari) dengan ujung-ujungnya yang meruncing di sela jari lelaki satu lagi yang memiliki tato naga di lengannya. "Wah-wah... ini sungguh kejutan yang menyenangkan!" Seru Laiv dengan tatapan penuh minat yang tertuju kepada Amanda.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Perjanjian Sebelum Cerai

Perjanjian Sebelum Cerai

ucap Athar. Lelaki tampan itu menepuk tangannya seolah sedang membersihkan debu, lalu berjalan hendak masuk kedalam mobil. Ryan merasa sangat kesal, ia bangkit dan mengejar langkah Athar. Tanpa di ketahui Ryan menarik pisau yang ia sembunyikan di balik baju nya dan menikam perut Athar dengan pisau tersebut. Athar melebarkan bola matanya merasakan sakit karena tusukan benda tajam itu, seketika dar4h segar mengalir dari perut pria tampan itu dan membuat Ryan merasa puas.
1093.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Gadis Nakal itu Istriku

Gadis Nakal itu Istriku

Sebelum siapa pun sempat bergerak, Rea memutar tubuhnya sedikit dan melemparkan kembali belati itu ke arah datangnya dengan kecepatan dan akurasi yang mengerikan. Bleshhh!! Takkk!! Belati itu menembus udara seperti anak panah dan menancap tepat di mata seorang pria botak berbadan besar yang menyeringai di kejauhan. Arghhhhh!! Pria itu mengerang kesakitan, berguling memegangi mata berlubangnya yang mengucurkan darah segar. Teman-temannya, sekelompok pria kekar dengan tato mengerikan memenuhi tubuh mereka, tersentak syok beberapa detik sebelum berteriak menghunus senjata mereka.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Tony tampak sangat bersemangat. "Gue akuin. Level kenakalan lo naik satu tingkat lagi." Ia meletakkan tangan di dada. Tia menjatuhkan tasnya ke meja. "Oh ya? Kenapa gitu?" Tony merangkapkan tangan ke dada. "Karena dulu lo cuma ratu tawuran dan ratu rokok. Tapi sekarang," Tony menunjuk Tia penuh hormat. "Lo nambah gelar jadi Ratu Dugem Harapan Bangsa."
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai tatapan tajam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status