Filtern nach
Aktualisierungsstatus
AlleLaufendAbgeschlossen
Sortieren nach
AlleBeliebtEmpfehlungBewertungenAktualisiert
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

DwritePerceraianKasarKuatDetektifMisteriWanita KuatPengkhianatanTragedi
(S2 Pending!) Jihan Anissa menemukan Burhan suaminya tewas bersimbah darah di atas ranjang dengan keadaan tanpa busana. Padahal baru semalam lelaki berusia 44 tahun itu pamit untuk menghadiri acara privat party yang digelar salah seorang rekan sesama pebisnis di villa-nya. Kematian suaminya itulah yang menguak satu per satu rahasia tersembunyi Burhan dan keluarganya selama lima belas tahun pernikahan mereka.
3.5K AufrufeLaufendZur Bibliothek 131 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

SummerPenyesalan setelah kematianPilih Kasih/EgoisSekeluarga Mengejar
Demi bisa bercerai dengan Ravin, aku bahkan mengajukan keluar tanpa membawa apa pun, termasuk tidak meminta anakku yang baru berusia tiga tahun. Saat melihatku mengenakan pakaian lama sebelum menikah, Ravin sempat tertegun, lalu mencibir. "Kenapa? Bahkan pewaris yang mati-matian kamu lahirkan itu juga sudah nggak kamu inginkan? Aktingmu jangan terlalu berlebihan. Hati-hati nanti semuanya malah jadi kenyataan!" Setelah menandatangani surat perjanjian itu, aku mendorongnya ke hadapannya. "Tenang saja, ini bukan akting." Ravin menatapku dengan heran sesaat, sebelum akhirnya menandatangani surat itu juga. "Tumben sepatuh ini. Baiklah, aku akan bermurah hati dan mengizinkanmu tetap datang menjenguk anak." Dia meletakkan pena, lalu menatapku dengan tatapan penuh selidik. "Kalau nyesal nanti, selama kamu memohon padaku, kita bisa saja ru ...." Aku memotong ucapannya, lalu langsung berdiri dan pergi. Ravin selalu mengira aku memanfaatkan utang budi supaya bisa menikah dengannya dan mengincar kekuasaan mafia, bahkan mati-matian melahirkan anak laki-laki untuk mewarisi keluarga. Namun, setelah dia tahu aku sudah mati, dia tidak akan salah paham lagi.
1.8K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 54 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
IBU SUSU BAYIKU, CANDUKU!

IBU SUSU BAYIKU, CANDUKU!

Blue_StarlightDramaDudaKayaPosesifDiam-diam PerhatianPenyesalan
"Apa kamu mau jadi ibu susu bayiku?" Pernyataan Hans tiba-tiba membuat Ashley terkejut. Setelah diusir ibu mertua karena dianggap pembawa sial atas kematian suami dan bayinya yang belum sempat melihat dunia. Ashley dipertemukan dengan Hans dengan cara yang unik, di mana ketika wanita itu ingin mengakhiri hidupnya. Namun, pertemuan itu membuat Ashley terus terhubung dengan benang merah yang seolah tak pernah putus dari takdirnya, hingga ia menjadi ibu susu Baby Neul. Bagaimana takdir menjungkir balikkan kehidupan Ashley yang sangat pelik? Ikuti dan temukan jawabannya!
1037.1K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 1.2K Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

LangarHajar MusuhPenyesalanTeman Masa KecilWanita KuatCerita EnakPlot TwistCinta Toxic
Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
5.9K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 129 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

SerautoSekeluarga MengejarPenyesalan setelah kematianPilih Kasih/Egois
Kakak perempuanku memakan setengah piring mangga yang aku tinggalkan di atas meja, lalu seluruh tubuhnya alergi dan dipenuhi ruam merah. Karena marah, kakak laki-lakiku membuka mulutku dengan paksa dan terus menuangkan jus mangga ke dalam mulutku. "Bukannya kamu suka makan mangga? Hari ini kubuat kamu makan sampai puas!" Makanan itu tersedak masuk ke paru-paruku dan membuatku sulit untuk bernapas, lalu tenggorokanku bengkak dan terasa sakit. Aku memohon pada kakakku itu untuk menyelamatkanku, tetapi dia malah mengunciku di ruang bawah tanah. "Karena Sanny menderita, kamu juga jangan berharap bisa hidup nyaman. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini. Sejak kecil nggak ada yang mengajarimu, pantas saja kamu jadi sekejam ini." Dua hari kemudian, Mama baru teringat padaku. "Aslan, sudah cukup, lepaskan saja Herlina keluar. Kalau terlalu lama, nanti malah nggak baik. Dia jadi dendam sama Sanny." Papa yang berada di samping berkata dengan nada cuek, "Memangnya kenapa? Tinggal belikan saja dia sesuatu sebagai kompensasi. Beres, 'kan?" Aku bersandar di tubuh ayahku dan mengikuti mereka menuju ruang bawah tanah. Aku ingin melihat bagaimana mereka akan memberiku kompensasi.
3.2K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 106 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

MonaPenyesalan setelah kematianCinta ToxicDramaCowok BrengsekPelakorMunafikKarmaMengejar IstriPenyesalan
Aku punya sembilan nyawa, dan enam nyawa sudah kuhabiskan untuk Rico. Kali pertama, aku tertimbun dalam longsoran salju saat mencoba menyelamatkannya. Air dari lelehan salju memenuhi mulut dan hidungku. Kali kedua, aku diburu oleh musuhnya dan ditusuk 24 kali hingga tubuhku hancur lebur. Awalnya, dia gemetar dan berjanji tidak akan menyakitiku lagi. Pada kali ketujuh, dia sudah terbiasa dan sengaja menabrakkan mobilnya padaku hanya untuk menyenangkan seorang wanita. "Nyawanya nggak ada harganya. Asal kamu bahagia, dengan senang hati aku suruh dia mati 99 kali." "Kamu mau lihat kematian macam apa lagi? Aku akan mengaturnya sesuai keinginanmu." Aku terhempas sepuluh meter jauhnya seperti baju bekas yang terkoyak. Darah segar mengucur dari mulut dan hidungku. Namun, aku tersenyum dan menghitung dengan jariku. "Dua kali lagi, utang budiku akan terbayar lunas." Rico Sarihan tidak tahu aku hanya punya sembilan nyawa. Setelah aku mati untuk kesembilan kalinya, aku tidak akan kembali lagi. Ironisnya, saat aku benar-benar mati, dia memeluk erat mayatku yang hangus dan berbau busuk itu, tidak mau lepas. Air matanya bercucuran tak terkendali. "Tiara, kumohon bangunlah. Jangan tega begini sama aku. Kelak aku nggak akan biarkan siapa pun menyakitimu lagi." Sayangnya, tidak akan ada lagi seseorang yang menghapus air matanya dengan tangan gemetar berlumuran darah.
5.0K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 188 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

QIEVMandiriPintarKokiNikah KilatPerjodohanPembalasan DendamDark RomanceWanita Kuat
Toko kecil itu bernama Anak Lipat—tempat croissant hangat, isian nyeleneh, dan rahasia yang belum selesai dipanggang. Qale, gadis bermata sipit sebelah dan bergigi gingsul, menyimpan luka masa lalu : dituduh jadi penyebab kematian ibu, dicap pembawa sial, dan kini… dipaksa menikah dengan pria buta dan lumpuh demi utang budi keluarga. Tapi lelaki asing itu datang membawa lebih dari sekadar cincin. Ia tahu banyak hal rahasia di masa lalu yang membuat Qale penasaran. Syaratnya satu, menikah, tapi jangan jatuh cinta. Tapi, siapa yang bisa menolak pesona si anak lipat, si pembuat croissant manis beraroma dendam.
102.9K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 72 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Latifa RaihahPenyesalan setelah kematianCinta ToxicMengejar IstriKejamPenyesalan
Kakak tiriku sangat membenciku. Dia membenci kedatanganku dan ibuku, membenci kami karena merusak keluarganya yang terlihat harmonis. Setiap kali melihatku, dia akan selalu menunjukkan wajah dingin. Dia akan mengatakan bahwa aku menjijikkan, lalu dengan kejam bertanya kapan aku akan mati. Pada akhirnya, aku memenuhi keinginannya. Namun, dia menyesalinya. Dia menangis, memohon agar aku bisa kembali. Dia mengatakan bahwa dia seharusnya tidak putus denganku, tidak seharusnya memperlakukanku dengan kasar. Hanya saja, aku sudah mati. Untuk apa lagi dia menunjukkan sikap penuh kasih seperti ini?
9.8K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 342 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

AshanaPenyesalanPenyesalan setelah kematianSekeluarga MengejarSelingkuhAnakObsesi
Pada hari anakku selesai ujian masuk universitas, aku meninggal di rumah sakit karena kanker stadium akhir. Sementara itu, suamiku sedang memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berkata, "Cepat atau lambat, wanita tua itu akan kasih tempat buat kamu." Anakku berpesta semalaman di bar, mabuk-mabukan sambil mengeluh kepada temannya, "Ibuku itu maunya mengatur seluruh hidupku. Aku malah pengen jauh-jauh darinya." Mertuaku mengobrol dengan tetangga, "Seharian dia nggak melakukan apa-apa, cuma tahu makan saja. Aku menyesal punya menantu kayak dia!" Aku sudah tidak bisa membantah mereka lagi. Kali ini, akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.
7.7K AufrufeAbgeschlossenZur Bibliothek 223 Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
Jejak Cinta di Atas Abu

Jejak Cinta di Atas Abu

Farrah MuskaanPenyesalan setelah kematianCinta ToxicCowok BrengsekSelingkuhKarma
Pada hari ketiga setelah kematianku, Sandi Subowo menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dia dengan santai merangkul wanita dalam pelukannya dan berkata, "Mati ya sudah mati, kremasi dulu baru hubungi aku." Tubuhku dimasukkan ke dalam tungku kremasi, dan setelah berubah menjadi abu, staf kembali menelepon Sandi. Dia mendecak tidak sabar. "Baiklah, aku segera ke sana."
30.6K AufrufeLaufendZur Bibliothek 1.1K Mal als teks pembawa acara kematian hinzugefügt
Lesen
+Bibliothek
ZURÜCK
1
...
1213141516
...
50
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status