OBSESI CINTA TUAN MUDA
Kalau iya, pertemanan kami akan seperti apa selanjutnya?
Alea beranjak dari tempat tidur. Berjalan menuju dapur, mengambil satu toples cemilan.
“Kau temanku satu-satunya di sini, Ariana. Jujur, di tempat kerjaku aku tidak memiliki teman. Hanya kau, dan hanya satu, yaitu kau. Walau pun kita belum lama kenal, tapi aku tahu kau orang baik. Aku hanya ingin yang terbaik buatmu. Begitu pun sebaliknya, kau juga ingin yang terbaik, kan, buatku?” tanya Alea.