Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

😅😅 #MELEPAS BENALU #KARMA SANG PENGGODA salam hangat 🤗🤗
10145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Senyum itu merekah, wajah itu merona bukan disebabkan karena aku, tapi Venus Zeaneda. Ning Zea, apa yang membuat nama itu jadi terasa lebih spesial daripada namaku? Mengatur napas yang terengah, emosi masih menguasai. Menarik napas panjang, kuembuskan uap panas dari mulut secara perlahan. Berbalik badan, kutatap Mbak Nunik yang masih tertunduk menyesal. "Iya. Lain kali jangan diulangi,” jawabku selembut mungkin tak lupa kuberi senyumku yang terbaik sebagai pemanis.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Istri Gila Pak Dokter

Istri Gila Pak Dokter

Pelan-pelan, ia memaksakan otot wajahnya untuk bergerak, menciptakan sebuah senyuman. Senyuman yang di mata banyak orang mungkin terlihat menggoda—karismatik dan mematikan. Tapi bagi Eryas sendiri? "Pfft! Psikopat!" gumamnya pada bayangannya sendiri. "Pria cabul yang menikahi ODGJ! Kau lucu sekali, Eryas! Hahahaha!"
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

“Kamu memang paling pintar kalau soal memuji orang lain.” Bastian tergelak. “Aku serius,” katanya, dia menyeruput americanonya sejenak dan meletakkan gelasnya kembali ke meja. “Makanya aku berharap, kamu selalu bahagia dan tertawa. Karena orang yang melihat tawa kamu, akan ikut bahagia. Aura positif kamu itu menular ke orang lain.”
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai terpesona senyumanmu
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Baca Semua Ulasan
Adikku, Pelakorku.

Adikku, Pelakorku.

Edward tersenyum, "tanpa makeup pun kau tetap cantik ya." spontan aku tersentak dan menutup kamera dengan telapak tanganku. baru diangkat dia sudah sengaja membuatku malu! aku menarik nafas kemudian mengangkat teleponnya lagi. "berhenti menggodaku! aku melakukan videocall hanya ingin klarfikasi, apa maksud pesanmu itu? kenapa kau mengira aku sedang di restoran?" tanyaku serius.
9.666.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
The Destinable Of Light (Bahasa Indonesia)

The Destinable Of Light (Bahasa Indonesia)

jawabku apa adanya seperti yang ada di dalam otakku. Gadis itu kembali membuang pandangannya pada hamparan lautan, kemudian mengatakan, “Aku hanya menyukai orang yang bisa membuatku tersenyum.” Alora menghela napas, kemudian melanjutkan ucapannya, “Tidak ada satupun dari mereka di sini yang telah berhasil membuatku benar-benar tersenyum.” “Mungkin selama ini ada orang yang telah berusaha keras tanpa kau sadari,” ucapku sambil memandanginya.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Unperfect Husband

Unperfect Husband

Matahari berkata padaku bila dia iri padamu Bulan mengadu padaku bila dia marah padamu Langit berucap padaku bila dia membencimu Karena setiap kau berjalan semua kekaguman tertuju padamu Kau mampu mengalihkan duniaku hanya dalam satu kali tatapan Kau bisa membuatku membeku hanya dalam secarik senyuman Kau terampil menempatkanku pada perasaaan tak keruan Aku berharap aku berani untuk mengutarakan perasaan Aku hanya penggemarmu dari sudut yang paling jauh
1047.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai terpesona senyumanmu
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Ramdani Abdul
Halo, author ingin mengabarkan jika cerita ini sudah tamat di bab 254. Terima kasih kepada semua pembaca yang sudah mengikuti perjalanan Caraline dan Deric hingga ke titik akhir. Semoga kita bisa kembali bertemu di cerita manis lainnya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

“Mereka sukanya yang lembut, perhatian, yang bisa bikin mereka merasa terus berada di rumah. Memangnya kamu bisa?” “Lagipula .…” Dia melirikku dari atas ke bawah dengan merendahkan. “Badan kamu juga jelek. Bajumu juga norak. Aku beneran nggak mengerti pria mana yang mau sama kamu.” Tiba-tiba ponselnya berdering. Xena melihat nama penelepon, lalu menatapku dengan senyum menantang. Dia mengangkat telepon dan berkata dengan suara manja, “Iya, sayang … aku pulang sekarang ya. Jangan kangen, ya … muah muah .…”
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Aku tanpa sadar juga tertawa, dan menikmati rasa nyaman yang diberikan Serafin padaku. "Lo terlatih jadi orang yang meranin iklan Pepsodent ya? Senyum mulu dan nular lagi," kataku keceplosan. Aku langsung menutup mulutku dengan tangan. Tidak peduli jika ada rasa bawang yang berasal dari tanganku.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Ujarku dengan senyuman yang begitu lebar. Disela-sela senyumku, aku melihat Abay yang menatapku dengan tatapan aneh. Mungkin ia curiga, tapi aku yakin senyumanku bisa membuat dirinya tidak tahu bahwa aku sedang bersedih. Aku tiba-tiba menjadi teringat akan pertanyaan Tasya yang berbunyi "Senyuman bisa menipu banyak orang dan membuat mereka berpikir bahwa kita sedang baik-baik saja." Ya, bisa dikatakan aku sedang meniru Tasya saat ini.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai terpesona senyumanmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status