Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Terpaksa Menikahi Sang Mafia

Ucap divya sambil menunjuk Adit "Kau harus nya memberi tubuhmu itu hanya pada suami mu saja bukan pada laki-laki lain." Sambung Divya mengingatkan perempuan yang ada dihadapannya. Begitulah Divya yang pandai bersilat kata bahkan bisa membuat musuhnya menangis tanpa dipukul dan hanya menggunakan kata-kata. Lena mengabaikan apa yang dikatakan Divya dan terus menggoda Adit
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as the diva
Read
+Library
DAISY

DAISY

tanya Eve, ia tetap memijat tengkuk Daisy, membiarkan gadis itu memuntahkan apa saja yang ada di perutnya. “Aku, kan sudah bilang, tidak usah minum soda terlalu banyak.” Ini kelemahan Daisy, ia tidak dapat minum soda terlalu banyak, tapi kuat minum alkohol dua liter tanpa mabuk. Heran juga, Daisy sangat lemah pada soda. Kemarin, Daisy mengajak Eve untuk memesan pizza dan meminum soda berukuran gelas besar. Entah apa yang dipikirkan gadis itu, mungkin Daisy sedang banyak pikiran yang mengganggu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as the diva
Read
+Library
Duda Incaran Shana

Duda Incaran Shana

Setelah menggabungkan potongan puzzle dari cerita Shana, nama baru keluar dari bibir wanita itu. Darma Baktiar, mertua Arya. Apa benar pria itu terlibat? *** TBC
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as the diva
Read
+Library
Divine Power

Divine Power

“Kau adalah yang dikurung oleh para dewa. Kau adalah…” Sosok itu tersenyum tipis, meskipun ekspresi itu tampak lebih seperti penghinaan. “Benar. Aku adalah yang ditinggalkan. Aku adalah yang dikorbankan. Aku adalah Asvaros—Sang Kegelapan yang Terasing.” Nama itu membuat getaran aneh terasa di dalam tubuh Lira. Ia bisa merasakan bagaimana suara nama itu sendiri membawa energi yang menggetarkan dunia.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as the diva
Read
+Library
Sentuhan Panas Sang Bodyguard

Sentuhan Panas Sang Bodyguard

“Apa yang kamu inginkan? Coklat panas? Teh chamomile? Katakan apa yang kamu mau selain mengusirku pergi agar aku bisa istirahat!” ”Baru kali ini ada orang yang berani membentak aku di rumahku sendiri,” ucap Divya dengan sinis. Xavier tidak bermaksud melakukannya, tapi dengan Divya berdiri lama-lama di ambang pintu kamarnya, dengan gaun mini yang hanya mampu menutupi sebagian kecil bagian tubuhnya, dengan aroma parfumnya yang menusuk udara, Xavier sudah kesulitan mempertahankan akal sehatnya. Ranjang seolah berteriak minta ditiduri dan kejantanannya sudah berdenyut sakit minta dihunjamkan secara kasar ke tubuh wanita itu.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 392 Times as the diva
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status