ENAK, PAK DOSEN!
“Kamu itu bukan cuma dapet suami, Ra, tapi ketiban rezeki nomplok! Kamu bakal jadi menantu konglomerat yang hidupnya jelas terjamin sampai tujuh turunan. Tidak ada orang tua waras yang mau menyia-nyiakan masa depan anaknya sedahsyat ini, right? Coba kamu tidak dinodai dia, tidak akan ada semua itu, Sayang. Oh, berbaik hatilah pada suamimu. Dia ATM berjalanmu, kuras hartanya, sejahterakan hidupmu, dan nikmati masa-masa yang indah itu. Kamu akan tahu, kalau uang bisa membeli kebahagiaan.”
“Tapi Papi kayak jual aku, tahu gak! Ini bukan lamaran, ini transaksi bisnis!” seru Ara, matanya mulai memanas karena merasa dirinya tak lebih dari aset yang sedang dipindahtangankan.
“Ya memang ini pernikaha
Bab Populer