Membalas Kezoliman Mertua Toxic
"Aisha, lutut dan kepalanya berdarah karena berantem sama Tifa, anak dari adik ipar aku Sin. Hanya karena masalah sepele, mereka berebut cemilan sampai berantem. Yang aku sesalkan disini itu Mega. Dia tega banget ngedorong Aisha sampe jatuh, makanya kepala sama lututnya terluka. Baru tadi aku visum, biar jadi bukti ke polisi jika mereka berani macam-macam lagi."
"Ya Allah, kasihan banget Aisha. Nah gitu Mel, kamu harus tegas! Jangan mau di injek terus-terusan. Kasihan anak kamu juga jadi korban akhirnya kan. Sekali-kali tunjukkin karakter bar-bar kamu, biar mereka itu kapok."
"Eh-eh, bentar deh, Mel." Tiba-tiba Sintya berhenti berbicara.
"Kenapa Sin? Kamu baik-baik aja kan?" Amel merasa khaw