Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Anak Laki-lakiku

Pembalasan Anak Laki-lakiku

jawab Maya yang bangkit dan duduk di atas ranjang. "Aku pikir kamu tau. Karena kamu tau di mana Aini dan anak-anak tinggal sekarang," ucapku sambil melihat Maya bingung. "Aku ingat, Mas. Waktu itu aku memang mau membeli baju di butik. Karena kata temanku butik itu sedang diskon besar-besaran. Jadi pas aku ke sana, ternyata udah ada si Aini. Tapi aku yakin sih itu punya Pak Handoko," ucap Maya yang membuat mataku membulat sempurna.
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 474 Times as toko aini
Read
+Library
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

" Teriak nya dengan lantang. Pelayan toko bersama menejer toko itu terkejut saat Aini berdiri, mereka saling pandang seolah takut jika tiba-tina saja Aini menyerang. "Kemari Kalina!" Teriak Aini membuat dua orang itu berlari masuk kembali. Aini mengambil batu dan bersiap menyerang, dengan cepat dia kembali ke pelataran minimarket, marah sekaligus benci dengan semua hinaan yang di terimanya. "Kurang ajar! aku bukan orang gila!" Teriaknya kesal.
8.9277.7K viewsOn holdAdded to Library 9.7K Times as toko aini
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

Terpaksa Menikahi Ibu Guruku

tanyanya udah kaya sensus penduduk aja. “Emm umurnya 23, kerja sambil kuliah, orangnya mandiri, dewasa, penyayang, daan cantik.” “Uhuk!” Bimo terbatuk. Seperti meledekku. Lalu Aina, ia nampak melayangkan pandang ke seluruh sudut toko, mungkin lagi mencari kado apa yang paling sesuai. “Aha!” Ia menjentikkan jari. “Itu sepertinya cocok!” Aina menunjuk tas selempang yang berada di salah satu gantungan toko.
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 560 Times as toko aini
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Warung makan yang menjual soto dan makanan jawa lainnya. Aini duduk mengikuti Nunik yang sudah duduk di depannya setelah memesan makanan. "Bu Aini.." "Panggil Aini saja, Bu.." "Mbak aja kalau gitu, ya.. Biar tetap sopan." Aini mengangguk. "Anak saya, Ayu, sudah cerita pada Mbak Aini 'kan?" Aini mengangguk lagi. Bulek Nunik melirik ke arah pantri tempat dimana minuman mereka sedang diracik.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as toko aini
Read
+Library
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

“Eh, Bu Aini jangan buru-buru. Saya mau bicara sedikit. Sekarang ibu kan sendiri, ya… Kalau ada niat buat punya pendamping lagi, saya ini terbuka, lho. Siapa tahu cocok.” Aini menatapnya tajam, wajahnya memerah karena amarah. “Juragan, tolong jaga omongan. Saya ke sini mau belanja, bukan cari suami. Dan satu lagi, saya tahu juragan punya istri di rumah. Apa tidak malu bicara begitu?” Juragan Zuki cengengesan, berusaha mengalihkan. “Lho, saya cuma bercanda, Bu Aini…”
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as toko aini
Read
+Library
Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Dan bukan yang kedua. Namun, Raja pun tidak bisa menjanjikan posisi yang pertama itu pada Aina. *** Aina pergi ke supermarket keesokan paginya dengan memesan taksi online. Aina sudah mengisi saldo pembayarannya sehingga dia bisa bebas pergi ke manapun hari ini. Dia segera membeli keperluannya di supermarket. Tisu toilet yang habis, pengharum ruangan, susu hamil untuk Della, dan sabun pencuci piring.
10134.0K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as toko aini
Read
+Library
Andai Aku tak Menikahinya

Andai Aku tak Menikahinya

Dia sudah menjadi ibu satu anak. "Bu kangkungnya seikat berapa?" tanyaku pada ibu penjual. "Sepuluh ribu Neng, masih segar baru dipetik," "Saya mau dua ya Bu," Ibu penjual memaskukkan belanjaan ke plastik. "Ada lagi Neng?" "Coba itu bu bumbunya merica bubuk sama micin satu renteng, jangan lupa tomat serta telurnya," pintaku. "Ibu hitung ya, totalnya empat puluh lima ribu," sambil menyodorkan nota belanja.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as toko aini
Read
+Library
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Namun sebelum menjauh, Sonya memanggil Aini kembali “Ain.. hati-hati ya? Barakallah, buat Meylan!!” teriaknya dari jarak dekat. Aini tersenyum bahagia melihat Sonya selalu perduli pada dirinya. Aini menyetop angkutan kota untuk sampai di mall. Ia hendak berbelanja oleh-oleh untuk keluarganya. Oleh-oleh khas Medan palingan bika ambon, tapi papanya tidak suka memakan makanan manis-manis, jadinya Aini bingung, akhirnya berinisiatif mencari pakaian sholat saja. Lebih bermanfaat dan yang pasti, papanya senang.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as toko aini
Read
+Library
Nafkah Batin Suamiku

Nafkah Batin Suamiku

Kebetulan stok di rumah sudah habis, dari pada bolak balik besok kembali mendingan malam ini Aini belanja sekalian sambil lewat. Mang Engkus segera memarkirkan mobil di halaman sebuah swalayan, sesat kemudian Aini turun. Bergegas memasuki pusat perbelanjaan, namun belum sempat Aini belanja tanpa diduga, matanya menangkap sosok yang sangat dikenalnya di gerai baju tak jauh dari hadapannya. Mirna. Mirna dengan siapa? Mirna terlihat tidak menggendong bayinya. Dengan sedikit mengendap, Aini mengikuti langkah Mirna dengan tatapannya yang diliputi penasaran.
1040.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as toko aini
Read
+Library
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Aisha mempercayakan Aina, sebagai pemegang kendali butiknya itu atas dasar terima kasih, serta karena keadaan sedang hamil sehingga ia tak bisa bergerak bebas. Namun, selama ini pula Aina tak menunjukkan jati diri pada siapapun. Meskipun, sering ada santriwati Daarul Hikmah yang belanja ke tempat itu. Padahal, jaraknya cukup jauh hingga beberapa kilometer. Itu alasannya, Aina tak mau menampakan diri dahulu sebelum ada instruksi dari sang pemilik butik.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as toko aini
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status