ISTRIKU JARANG KE LUAR KAMAR SAAT KELUARGAKU DATANG
Toko itulah, awal mulanya kemajuan ekonomi Ayah dan Ibu, makanya Ayah tak mau menutupnya karena banyak kenangan bersama Ibu yang tersimpan di dalam.
*
"Assalamualaikum, Mbak Alya!" salam Aini yang terdengar sangat nyaring.
Aku lalu membuka rumah. Dan melihat Aini yang cengengesan di luar.
"Wa'alaikumsalam, jangan teriak-teriak, Dek. Nggak baik didengar tetangga," tegurku padanya.
Aini menggaruk kepalanya yang entah gatal atau tidak, tapi raut wajahnya terlihat kikuk.