The Playboy
Ia melihat beberapa tunik yang simple dan elegan terlihat di gaun pengantinnya, “Saya mau fitting bisa?”
“Bisa, bu. Wah, sudah ngisi duluan ya?” katanya yang berusaha untuk tidak terlalu kencang dan berusaha unuk lebih sopan kepada pelanggan.
“Iya,”
“Mari saya bantu,” katanya ramah. Farah dengan di bantu karyawan butik itu masuk kedalam ruang ganti dan membantunya untuk fitting gaun pengantinnya. Dalam seumur hidupnya baru kali ini mengenakan gaun pengantin, ia melihat dirinya sendiri tak menyangka ia terlihat lebih cantik, “Cantik sekali,” puji karyawan itu, “Mari, bu” Ia membuka tirai yang membatasi antara ruang fitting dengan aula besar yang penuh dengan hamparan gaun pengantin tersebut.