Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Ibu langsung menghampiriku yang begitu syok mendengar kabar duka tersebut. "Bu, baru tadi pagi lho, aku bertemu dengan Mas Danu. Dia pun terlihat baik-baik saja," gumamku masih tak menyangka. Ibu mengelus bahuku berusaha menguatkan. "Sekarang kamu percaya kan kalau tumbal bulan suro di kampung ini nyata?" Refleks aku menatap wajah Ibu. "Tapi tumbal itu dipersembahkan oleh siapa dan untuk siapa, Bu? Kenapa hanya di desa kita saja yang seperti ini?"
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 148 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tolong kami...” Arga mendekat dengan ragu. “Siapa kalian?” Salah satu anak, seorang bayi yang tampaknya berusia tidak lebih dari satu tahun, menunjuk ke dadanya sendiri. Suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Kami adalah tumbal.” Arga terdiam. Tubuhnya gemetar mendengar kata itu. “Mengapa kalian memanggilku?” tanyanya, suaranya bergetar.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

tanyaku curiga “ini katanya dia ngelihat penampakan hantu di perpustakaan, dan dia langsung pingsan dan kepalanya berhamburan darah, untung aja dia selamat, kalau enggak dia bisa mati dijadiin tumbal” kata kakak kelas “tumbaal?” kata aku, rehan, syari bebarengan “tumbal untuk apa kak?” kataku “bisa aja untuk dia hidup kembali atau bisa jadi untuk dimakan sama tu setan” kata kakak kelas itu dan langsung pergi ke kwlas
8.314.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 364 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Mandul

Mandul

Plakk plakk plakk. Tamparan mendarat telak 3 kali di pipi Riri. Terasa perih akibat luka sobek dari tamparan tangan yang kekar itu. Tak cukup sampai disitu, lelaki itu mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut Riri yang memberikan umpatan dan makian kepada lelaki gila itu. "Jangan nakal, Sayang! Aku tak pernah menyentuh wanita sembarangan. Biarkan aku menunjukkan betapa hebatnya aku dalam bercinta."
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang tumbal
Read
+Library
TARO

TARO

Tidak tahu terimakasih. *** Aksa duduk di kursinya tanpa berkomentar sepatah apapun. Tidak heran dengan alasan apa yang membuatnya jadi lebih diam dengan raut wajah yang campur aduk. Hasil laboratorium menunjukkan apabila hasil pemeriksaan BTA Aksa positif. Aksa terinfeksi microbacterium tuberculosis, sakit TBC kalau orang awam menyebutnya. Itu loh sakitnya orang miskin yang ada di sinetron sinetron. Tidak, tidak demikian sebenarnya. Itu semua hanya pikiran orang awam.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Sebuah negara markas PBB, pusat bisnis, budaya, hiburan, mode yang dikenal dengan julukan “kota tidak pernah tidur.” “Taxi!” Kulambaikan tangan pada mobil berwarna kuning yang kebetulan lewat. "Where will I take you, Miss?" Pak sopir bertanya saat aku sudah duduk di kursi penumpang belakang dan menutup pintu mobil. Kuperlihatkan layar hpku. Menunjukkan sebuah alamat.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang tumbal
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

batinku. _____________
1011.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 281 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Ibumu adalah wanita yang bahkan tak pantas dicatat namanya di silsilah Keluarga Basil.” “Kamu… Oscar… itu seorang anak haram.” Beberapa kata itu kuucapkan dengan sangat pelan, tapi itu meledak seperti bom di ruang tamu yang hening. Semua ekspresi di wajah Oscar membeku. Dia seolah mendengar dongeng yang mustahil, matanya membelalak, mulutnya sedikit terbuka dan terbengong menatapku. “Apa… apa kamu bilang?”
12.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 503 Beses bilang tumbal
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Sumpah, ekspresi dia barusan campur aduk banget—antara takut, kesel, sama malu. Dan di tengah malam segelap ini, jalan setapak yang tadi mencekam banget… malah berubah jadi tempat paling lucu sedunia. Senter yang tadi kebanting gua raih dari tanah. Gua kasih lagi ke hansip sambil nyengir kecil. Dia nerima, langsung digenggam erat, masih ngos-ngosan sambil ngelus dada.
433 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang tumbal
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status