Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Rain yang sudah diburu waktu pun segera memasukkan buku Bella yang tadi dikeluarkannya ke dalam tas si empunya. Ia bergegas menyusuri sisa koridor dan menaiki tangga. Tak ingin waktunya sia-sia, demi melihat anak tangga dihadapannya lengang, Rain memutuskan menaiki anak tangga dengan berlari. Membawa dua tas di bagian depan dan belakang tubuhnya, membuat ia sedikit limbung saat pertama kali mencoba berlari di anak tangga, tapi dengan cepat ia bisa menyeimbangkan tubuhnya. Langkah demi langkah ia lalui dengan sigap, cermat, dan mantap. Hingga di bagian tangga paling akhir, ia merasakan tubuhnya menabrak dada bidang di depannya. Membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh, beruntung otakny
2.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as tumbal
Read
+Library
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Tentu setelah mendapat beberapa tumbal sesuai perjanjian. Hasilnya memang mulai terlihat. Wanita mana pun yang mereka inginkan sulit menolak digauli, harta mereka tumpuk pun sudah terlihat, tapi akan menjadi petaka jika dipakai sebelum tumbal sempurna sembilan. Tanda pada Nilam terlanjur tersemat dan sekarang justru semua tidak sanggup mendapatkan nyawanya. Kembali muda dan gagah pun hanya akan menjadi mimpi.
1027.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as tumbal
Read
+Library
PERAWAN TUMBAL PESUGIHAN PANGERAN DAYU

PERAWAN TUMBAL PESUGIHAN PANGERAN DAYU

tanyaku masih sambil menatap kakiku. “Tu –tumbal? Apa maksud, Non Cempaka?” jawab Mbok Tumi terdengar terkejut. Mendengar reaksi Mbok Tumi membuatku sadar bahwa aku sudah melakukan kesalahan ketika mengatalan kata tumbal kepadanya, dan aku langsung menoleh untuk meluruskan kesalahan yang sudah aku perbuat. Berbohong dan mengarang cerita, itulah yang harus aku lakukan agar dia tidak curiga kepadaku. Terlebih tentang ketakutanku akan Pangeran Dayu dan keluarga ini yang mungkin saja salah satu pengikutnya.
9.512.9K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as tumbal
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

"Papaku sakit." "Sakit apa, Mas?" "Papa ada pengobatan Laminektomi yaitu operasi untuk memotong dan mengangkat bagian dari tulang belakang yang bernama lamina. Prosedur itu dilakukan untuk mengatasi nyeri leher, nyeri punggung, atau nyeri pinggang yang tidak membaik setelah pengobatan lain, jadi jalan terakhir harus operasi." "Sekarang bagaimana keadaan Papa?"
106.1K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as tumbal
Read
+Library
Tiba-Tiba Menikah!

Tiba-Tiba Menikah!

Setelah berjalan cukup jauh, mereka sampai di tempat yang selalu ramai dengan orang-orang yang menghabiskan waktu libur mereka dengan keluarga, taman bermain. Banyak sekali kerumunan orang di setiap sudut taman bermain, terutama anak-anak yang didampingi oleh orang tuanya. Banyak juga para pasangan muda di sana yang sedang kencan di akhir pekan. Anna melihat sekelilingnya yang begitu ramai, lalu matanya tertuju pada salah satu wahana di sana. Bianglala. Dia ingin sekali menaiki bianglala. Anna sontak menarik tangan Edgar dan mengajaknya untuk membeli tiket dan mengantre.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as tumbal
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

tutur Ardian, membuat Ayu semakin pusing dibuatnya. "Jelaskan sekarang juga!" pinta Ayu. "Maaf aku telat mengucapkan selamat hari jadi untukmu, lagipula aku pria biasa yang bingung bagaimana memberikan kejutan untuk kamu, di hari spesial kamu, jangan salah paham Ayu, aku memeluk Sasmitha, karena aku tidak tahu melakukan apa lagi selain memberimu bunga, coklat, hadiah, aku meminta Sasmitha untuk mengajariku berdansa agar kau suka dengan kejutan ini!"
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 387 Times as tumbal
Read
+Library
Tumbal Darah Perawan dan Misteri Desa Kanibal

Tumbal Darah Perawan dan Misteri Desa Kanibal

ujar Kinara sambil mengarahkan sebilah tombak. "Ada Ibu di sini Nak, Raka tidak akan menyakiti Tias. Percaya dengan Ibu," Bu Tatik berusaha untuk meyakinkan Kinara. Kinara menurunkan tombaknya, dan mempersilahkan Raka untuk memeriksa Tias. Waktu bergulir begitu lama, Tias masih belum sadar. Beberapa cara, telah di lakukan Raka. Namun, belum membuahkan hasil sama sekali. "Racunnya, kembali bereaksi lagi. Kemungkinan besar, Tias tidak akan bisa untuk di selamatkan. Dia telah di persembahkan, oleh Tria, sebagai tumbal berikutnya. Tumbal darah perawan, obat yang dia berikan hanya bisa untuk mengurangi sakitnya. Bukan untuk menyembuh
103.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as tumbal
Read
+Library
Para Pemburu dan Penghuni Tangguh

Para Pemburu dan Penghuni Tangguh

Saat masih terjadi perlawanan, salah satu goblin berkuda mendekatinya lalu menendang tubuhnya dan mendorong tubuh kudanya Verdis, dengan kudanya hingga terjadi goyangan yang mengganggu keseimbangannya membuat Verdis terjatuh dari kudanya, dia menebas tangan goblin, sabetan serangan balasan terkena tangan dan badannya Verdis. Satu goblin terbunuh terkena sabetan pedang di bagian depan lehernya, mereka terus menyerang, lalu menyerang mereka dengan umban ke arah kepala, mata dan kaki mereka. Umban atau ali-ali yaitu senjata sederhana yang biasanya digunakan untuk melontarkan proyektil, misalnya batu, tanpa gaya pegas. Suatu umban memiliki semacam 'kantung' atau tempat meletakkan proyektil di an
1.7K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tumbal
Read
+Library
Gantari

Gantari

Mataku beralih ke arah para penabuh gamelan. Lagi dan lagi aku terkejut melihat betapa mengerikannya wujud mereka sekarang. Ada yang perutnya tertancap belati, ada yang dahinya tampak berlubang dan dari lubang itu terus mengalirkan darah. Semua penabuh gamelan bak mayat hidup, tangan mereka bergerak tapi mereka mati.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as tumbal
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status