Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

Dari dalam, ia mengeluarkan sebuah amplop cokelat yang tadi diserahkan Wildan. Dengan ragu namun pasti, ia kembali membuka amplop itu. Foto dan lembaran informasi di dalamnya kini kembali tergelar di pangkuannya. Matanya memelototi satu per satu detail. Nama. Lokasi. Waktu. Catatan.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Lalu dia mengubah topik, "Kalau begitu, bisakah kamu memberikan hadiah yang sudah kamu persiapkan?" Lirea segera berlari ke sofa untuk mengambil kotak itu dan memberikannya padanya, "Aku sudah membungkusnya sendiri." "Oh." Sembari menjawabnya, Shaka mengambil benda itu dengan senyuman tersungging di bibirnya, dan kemudian mulai membongkarnya. Di dalamnya, ada ukiran indah dari emerald hijau yang cantik. Dengan cepat Lirea menundukkan kepalanya, "Aku melihat mobilmu kosong dan tidak ada apa pun di dalamnya, jadi kupikir akan bagus jika ada liontin ukiran Allah yang menggantung di sana. Allah akan menjagamu. Kamu harus mengemudi dengan aman."
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

Ospek pun sudah memasuki hari terakhir, jadi jadwal Diandra sudah tidak terlalu padat hari ini. “Ada apa, ya?” tanyanya. “Aku cuma mau ngasih ini ke kamu,” ucapnya sembari menyerahkan sebuah amplop berwarna cokelat tua dengan stempel mawar berwarna merah. Alis Diandra mengernyit melihat amplop cokelat itu. “Ini… apa?” “Buat kamu, tapi nanti dibukanya pas aku udah pergi aja, ya. Soalnya aku malu,” ujarnya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

“Jika Bapak memaksa. Terima kasih.” Ia menerima amplop coklat itu. Rasanya tebal dan berat. Ia tidak berani menebak isinya. Ia hanya langsung memasukkannya ke dalam saku celananya, seolah itu adalah bara api kecil yang membuatnya tidak nyaman.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Wujud benda terdapat warna merah seperti plastik klip dan warna hijau yang samar menjadi satu dengan plastik bening. Beberapa detik berlalu, video itu menampakkan dua pria bertubuh kekar dengan pakaian bebas dan rambut panjang menghampiri Ryan lalu memberikan sebuah amplop cokelat yang tebal. Ryan mengeluarkan isi dari amplop itu yang ternyata uang segebok. Setelah memeriksa jumlah yang sesuai dengan kesepakatan, dia memberikan wadah itu kepada dua pria yang menghampirinya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Miskin Setelah Bercerai

Miskin Setelah Bercerai

kata Ibu sambil menyodorkan amplop berwarna coklat. “Apa ini Bu?” tanyaku seraya menerimanya dengan kedua tangan. Amplop coklat ini sangat tipis, tidak mungkinkan Ibu memberikan aku uang. Karena Ibu saja aku yakin tidak punya uang lebih. “Itu cek, disitu ada uang yang Ibu rasa cukup untuk kamu dan suamimu membuka usaha atau perusahaan sendiri,” jawab Ibu sambil tersenyum dan kemudian memelukku.
19.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Skandal sang Nyonya Muda

Skandal sang Nyonya Muda

Tidak ada apa-apa, hanya barang perempuan biasa. Raka menghela napas pendek, lalu matanya menangkap laci kecil di bawah meja rias. Dengan hati-hati, Raka menariknya. Beberapa barang terlihat rapi, tapi ada satu benda mencolok: sebuah amplop coklat polos. Alis Raka mengernyit. Ia mengambil amplop itu, menimangnya, lalu merasakan sesuatu di dalamnya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

Suamiku kemudian memberikan satu amplop coklat untukku. "Apa ini Kanda?" ***
9.720.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Dari senyumnya ide Hamish pasti tidak biasa. "Hadiahnya apa, Bang?" tanya Dilara penasaran. "Kamu lihat saja nanti!" **** Mulut Dilara terbuka, terkejut melihat banyaknya tumpukan amplop coklat yang berada di dalam sebuah keranjang besar. Tanpa bertanya pun ia bisa menebak apa isi amplop coklat itu. "Ini hadiahnya?" tanyanya masih tidak percaya. Dilara mengambil satu amplop yang berisi entah berapa lembar uang seratus ribu yang pasti amplop itu penuh dengan uang merah.
1060.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN yang TERTUKAR

PERNIKAHAN yang TERTUKAR

Pria muda itu mengangguk lalu duduk di salah satu kursi di samping nyonya Isihiika. "Katakan padaku, apa yang kalian dapatkan," tanya Nyonya Isihiika sembari mengambil cangkir tehnya lalu menyeruputnya. Tanpa banyak bicara, pria muda itu mengambil sebuah amplop besar berwarna cokelat dari dalam jasnya, kemudian menyerahkan amplop cokelat besar itu pada nyonya Isihiika. "Apa ini??" tanya Nyonya Isihiika sembari meletakkan cangkir tehnya di atas meja lalu menerima amplop cokelat itu.
1021.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai uang dalam amplop coklat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status