Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duda Pilihan Mama

Duda Pilihan Mama

Sebuah flashdisk mungil ada di sana. Malamnya, Galang datang sambil membawa amplop cokelat besar. Wajahnya tegang dan matanya menyala merah. Bukan karena ia kurang tidur atau mabuk, tetapi karena amarah yang bersarang di dalam dadanya. “Ra ... ini tadi dikirim ke rumah,” katanya seraya meletakkan amplop di meja. “Nggak ada nama pengirimnya.”
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Amplop warna biru muda, dengan stiker hati warna merah. 'Nyonya Besar juga punya sisi romantis, ya,' batinku sambil tersenyum. Rasa tersanjung diperlakukan seperti ini oleh mertua. "Ayo, Ma. Buka. Amel penasaran," rajuknya menggoyang-goyangkan lengan ini. "Ran, bacain saja. Biar kita bareng-bareng mendengarkan," ujar Mas Suma. Aku buka amplop dan kukeluarkan kertas putih yang ada tulisan tangan. Tertanggal hari kemarin.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.1K kali sebagai uang dalam amplop
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

Keyla sedang asyik menyiapkan sarapan spesial untuk Arlan saat dia melihat sebuah amplop berwarna ungu terselip di bawah pintu dapur. Amplop itu tidak memiliki nama pengirim, hanya ada gambar sebuah mahkota kecil di sudut kirinya. Keyla membukanya dengan rasa penasaran yang besar, mengira itu adalah surat ucapan terima kasih dari kedutaan pangeran kemarin.
859 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Janji Cinta Polisi Tampan

Janji Cinta Polisi Tampan

"Lalu amplop coklat itu berisi apa?" "Amplop itu berisi segala informasi sebelum ibumu, Anggrek meninggalkan Wonosobo. Dari Wonosobo, Praba sebenarnya mencari keberadaan ibumu, tapi ternyata ia tidak menemukan apa pun. Sampai ia bertemu dengan Padma. Anehnya, ia tidak mencari informasi sama sekali tentang Padma. Padahal hanya dengan membuka G****e, seharusnya Praba bisa tahu siapa Padma sebenarnya."
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Tuan Muda

Pemuas Nafsu Tuan Muda

Ia membuka salah satu lacinya, dan mengambil sebuah amplop berwarna emas dari dalam sana. “Nah, dan ini …,” katanya lagi sambil duduk kembali di sisi Nada dan menyodorkan amplop itu. “Buat kamu.” Nada mengulurkan tangannya, dan menerima amplop tersebut dengan perasaan bingung. “Apa ini?” “Buka aja dulu,” jawab Daffa, matanya bersinar jahil.
7.3544.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.1K kali sebagai uang dalam amplop
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
prigi store
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Namun, saat melihat nama Kira yang dicetak dengan huruf tebal di bagian tengah amplop itu, mata Kira pun membulat. “Hm? Ini untukku?” gumamnya lagi sembari meraih amplop dan bunga itu secara bersamaan. Ia membolak-balik amplop tersebut sejenak, sebelum akhirnya memutuskan untuk membukanya. Dan begitu melihat isinya, seketika itu juga Kira tertegun. Di dalam amplop itu terdapat selembar kertas tebal berwarna gading, dengan font elegan berwarna keemasan yang tampak mencolok.
9.350.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai uang dalam amplop
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

"Apa isinya, Bu?" tukas Uma ragu. "Coba kamu buka saja dulu," ucap Bu Ermi pelan. Uma menatap amplop itu, sedikit ragu. Namun akhirnya ia menarik napas dan membukanya. Dari dalam, ia mengeluarkan beberapa lembar foto yang dicetak cukup besar.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

panggil Lu Wan Wan. Yin menelengkan kepalanya sejenak. Lalu memberikan sebuah amplop panjang yang didapatnya dari Pengacara Bo. “Buka dan bacalah! Ini milikmu.” Amplop panjang berwarna coklat akhirnya berpindah tangan. Dengan perlahan, Lu Wan Wan mulai mengambil empat lembar surat yang ada di dalam.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai uang dalam amplop
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
Solomon Legacy

Solomon Legacy

“baguslah kalau neng pengertian. Harap maklum neng, itu mah Cuma ritual saja.” Okta tersenyum, lalu kemudian mengeluarkan sesuatu dalam tasnya. Sebuah amplop cokelat. Disorongkannya amplop tersebut pada Abah Wawat yang langsung menyambutnya tanpa malu-malu. Abah melihat ke dalam amplop, lalu senyumnya melebar dengan cepat. Amplop ditangannya dilipat menjadi dua dan dimasukkan ke dalam saku celananya. Hal tersebut ternyata menimbulkan sensasi tidak menyenangkan di dalam perasaan Tarun.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Pria itu memegang sebuah papan klip elektronik di tangan kirinya. Dan di tangan kanannya, ia memegang sebuah amplop cokelat tebal berukuran A4. Amplop bermutu tinggi dengan logo Diwangsa Corp tercetak timbul di sudut kiri atas. Tinta emas yang tidak mungkin salah dikenali. "Kiriman dokumen ekspres internasional untuk Nona Raina," ucap kurir itu dalam bahasa Inggris yang fasih dan profesional. Raina terpaku di tempat. Napasnya tertahan sebentar. Pandangannya terkunci rapat pada logo timbul tersebut.
9.471.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status