Bias Cinta
ujar Cinta santai, tanpa beban sedikit pun, “tapi, yang jadi pertanyaan adalah, apa dia mau?”
“Bias nggak pernah cinta sama kamu,” ucap Ciara percaya diri, “kamu pasti nggak tau, kan, kalau di belakangmu kami selalu ketemu diam-diam di apartemennya?”
Cinta menahan napas. Berusaha tidak terpancing dengan ocehan Ciara. “Ternyata, buah jatuh nggak jauh dari pohonnya. Kamu, sama mamamu sama-sama–”