KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Dia sejak tadi mual-mual mencium bau sate sapi yang dipanggang.
“Makasih buat Mbak Diva. Darimu aku banyak mengambil pelajaran dari ketulusan hati. Karena itu, aku tahu, tak ada hal yang tak bisa diubah selama kita masih bernyawa, termasuk rasa cinta dan benci yang jaraknya bahkan sangat tipis sekali.”
Cinta dan benci? Ya, Kya benar. Aku membenci Diva dulu, tetapi kemudian cinta tumbuh subur setelahnya. Meskipun cintaku untuknya masih sebuah rahasia.