Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

"Prosedur pameran tidak pernah memperhitungkan lorong yang terbuka sendiri karena tiga aura puncak berdiri di atas tanah yang sama." "Ordo Api Terang yang memutuskan siapa yang turun ke lorong ini," kata Qasim Nural sambil menatap Bai Lie secara langsung. "Lorong ini sudah terbuka," jawab Bai Lie dengan nada yang sangat tenang. "Ordo Api Terang memutuskan prosedur di wilayah mereka. Namun lorong yang sudah terbuka bukan lagi wilayah tertutup." "Raja Kelelawar dari Klan Bai menafsirkan aturan dengan sangat kreatif," kata Qasim Nural.
9.720.7K viewsCompletedAdded to Library 455 Times as undangan terbuka
Show Reviews (14)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Read All Reviews
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Wu Teng mengatur napas. Di dalam bajunya, daftar pengkhianat itu terasa seperti batu panas. Bukti. Senjata. Kunci untuk membongkar sandiwara Pengadilan Terbuka. Ia bisa pergi sekarang. Melompat dari atap ke atap. Menghilang dari Ibu Kota sebelum matahari terbit. Mengirim pesan ke sekte-sekte kecil yang masih ragu. Mengguncang Aliansi dari luar.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as undangan terbuka
Read
+Library
AFTERFALL

AFTERFALL

𝙳𝚄𝚂𝙺𝙾𝙵𝙴𝚈𝙴 𝙿𝚁𝙴𝚂𝙴𝙽𝚃𝙸𝙽𝙶 【AFTERFALL】 Udara dingin yang menusuk kulit tak mengurangi antusiasme rakyat dari empat kerajaan besar terutama Eargard. Lampion serta obor di jalan dinyalakan dengan terang, menghiasi jalanan Eargard yang sudah mulai gelap. Gerbang istana yang biasanya ditutup dengan rapat kini terbuka dengan lebar, mempersilakan semua kalangan masuk tanpa memandang kasta.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as undangan terbuka
Read
+Library
The Story of Saka

The Story of Saka

Dia merasa tersanjung. "Nah, baiklah! Ladies and gentleman! Karena kita sama-sama sudah tidak sabar! Mari kita mulai saja Partai Pembuka ini! Oh ya, kalau ada yang bertanya aturan, aturannya hanya satu ...yakni tidak ada aturan! Setiap petarung bebas menggunakan segala cara untuk memenangkan pertarungan! Yang terakhir berdiri , dialah yang akan menjadi pemenang! Tanpa menunggu lagi, mari kita mulai ... LET'S BEGIN!"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as undangan terbuka
Read
+Library
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

** Meskipun aku sudah menemukan jalan mana yang harus aku tempuh namun tetap saja rasa ragu akan salah jalan masih mendominasi isi pikiranku. “Mas, aku mau ngobrol.” Ini adalah kalimat pembuka pertamaku untuk membahas tentang wanita itu. “Iya yang, mau ngobrol apa.” Mas putra menunggu jawabanku. “Mas selama aku menjadi pasanganmu apa aku memiliki kekurangan atau kesalahan yang tidak bisa kamu toleransi?” tanyaku.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as undangan terbuka
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Sinyal berikutnya sudah muncul. Planet tujuan selanjutnya terkonfirmasi: Vellatora.” ... Namira menampilkan peta galaksi. Di tengah layar, satu planet berdetak merah. Seperti jantung… tapi mengirim pulsa cahaya ke seluruh arah. “Planet Vellatora...” gumam Catherine. “Dikenal sebagai dunia duel terbuka. Setiap pertarungan direkam, ditonton, bahkan… dipertaruhkan.” “Reality show bertarung?” Laxia menyipitkan mata. “Kita disuruh berantem sambil jadi tontonan?”
102.5K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as undangan terbuka
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Kita buat infografis, laporan naratif, dan sesi interaktif. Sekaligus kita lacak akun-akun bot dan buat notifikasi otomatis.” “Kita main terbuka?” “Kita buat mereka kehabisan ruang untuk menyembunyikan bayangan.” Esok paginya, kanal publik Dirgantara Terbuka diluncurkan. Judul halaman pertamanya: “Kami Tidak Takut Diawasi.” Dan di dalamnya—cerita-cerita kecil tentang proyek, proses pengambilan keputusan, bahkan wawancara staf yang dulu tak pernah diberi ruang.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as undangan terbuka
Read
+Library
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Teks Pengumuman Kerajaan PENGUMUMAN KERAJAAN Sebagai bukti keberanian dan kekuatan, kerajaan mengumumkan SAYEMBARA TERBUKA. Kultivator mana pun yang mampu mengalahkan Putri Lin Yuexi di arena resmi akan diangkat menjadi JENDERAL KERAJAAN. Pendaftaran dibuka mulai Minggu depan . Lokasi pertarungan: Arena Agung Istana. Aturan: Pertarungan terbuka; pelanggaran akan ditindak tegas. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as undangan terbuka
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Atmosfer terasa berbeda dan dia menginginkan yang seperti ini, meski ada keabsahan di mana Abihirt lebih baik mengunci mulut daripada mengatakan sesuatu. Moreau tidak yakin juga, tetapi memutuskan untuk mengajukan pertanyaan, “Memangnya kau tahu cara melahapku hingga tepar?” “Aku akan membuka kedua kakimu lebar dan melumat vaginamu sampai kau mendesah panjang. Percayalah.”
1032.0K viewsOngoingAdded to Library 990 Times as undangan terbuka
Read
+Library
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

Bima, yang baru pulang dari sekolah, membuka sepatunya dengan rapi lalu duduk di samping Ari yang sedang membaca dokumen perkara. “Yah,” suara Bima pelan, tapi jelas. “Di sekolah tadi ada pelajaran soal hukum. Guru bilang ada yang namanya ‘hukum tertulis’ dan ‘hukum tak tertulis’. Tapi aku bingung, apa maksudnya hukum yang tak tertulis? Bukannya semua hukum harus jelas?” Ari meletakkan berkasnya, menatap mata anaknya. Ia menyukai saat-saat seperti ini—ketika anaknya bertanya bukan karena disuruh, tapi karena rasa ingin tahu yang tumbuh dari dalam.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as undangan terbuka
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status