Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

“Dan hak keluar tanpa sanksi jika diputuskan lewat sidang terbuka.” Seorang diplomat tertawa kecil. “Kau tidak percaya mitra kita?” Elin menjawab dengan kalimat yang ia temukan di catatan lama, meski tak tahu siapa penulisnya. “Kepercayaan yang sehat selalu menyediakan pintu.” Perdebatan panjang. Melelahkan. Tidak heroik. Tapi klausul itu masuk—diperkecil, diperhalus, namun ada.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Aku tahu, pengakuan Dika tentang kebebasan ranjang itu sangat memprovokasi pikirannya. "Tapi, kami nggak boleh berbohong, Mbak. Itu satu-satunya aturan mutlak," sela Manda, suaranya tegas. "Kami harus terbuka total. Pergi dengan siapa dan melakukan apa... itu harus kami bicarakan terus terang. Itu kuncinya. Kalau ada rahasia, itu namanya selingkuh. Kalau terbuka, itu namanya lifestyle."
1033.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Undangan

Undangan

UNDANGAN karya kau-tidak-perlu-tahu. Rahyan meneliti novel itu seksama. Sampulnya berwarna merah hati atau merah tua dengan ornament berwarna emas, sebenarnya hampir mirip dengan desain kartu undangan. Baginya ini cukup unik dan aneh. Tidak biasanya pengarang novel tidak menyertakan nama, paling tidak nama samaran untuk membuat sang pengarang menjadi ikonik. Tidak mungkin mereka tidak mau dikenal jika ternyata novelnya laris dan dinobatkan best seller. Lagipula seperti mencontek tokoh Voldemort di seri Harry Potter dengan nama samaran yang-tak-boleh-disebut. Penasaran dan semakin penasaran, apakah ini benar-benar undangan hanya saja berbentuk buku atau isi ceritanya mengenai pasangan yang me
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Eksekusi terbuka ini adalah sebuah peringatan, bukan hiburan yang dinanti-nanti. Setelah beberapa saat, Kaiden berdiri dari tempatnya dan mengangkat tangannya. Sekali lagi, para warga diam hingga suasana hening sepenuhnya. “Saya tidak akan banyak membuang waktu untuk pembukaan ini. Eksekusi terbuka dilaksanakan sebagai pelajaran bahwa: Tidak ada ampun bagi pemberontak. Jalan mereka selalu sama, yaitu dimusnahkan dan ditiadakan hingga tak ada percikan apa pun yang bisa memantik api peperangan. Saya, Jenderal Kaiden Hyperion, bersumpah atas nama Mosirette untuk menjaga keamanan setiap warga dan negara ini.”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

jawab kepala pelayan itu sambil mengikuti Alex. Alex duduk di kursi di depan meja kerjanya dan membuka surat yang diberikan oleh kepala pelayannya. Surat itu berisi undangan untuk menghadiri pesta ulang tahun salah satu temannya yang akan diadakan di kota sebelah. "Saya harus pergi ke pesta ini," kata Alex kepada kepala pelayannya. "Saya akan mempersiapkan diri secepat mungkin." "Tentu saja, tuan. Saya akan membantu menyiapkan apa yang diperlukan," jawab kepala pelayan itu.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Terbukanya Gerbang Keadilan

Terbukanya Gerbang Keadilan

Sambil menunggu terowongan siap digunakan, Utsman mencoba untuk mengirimkan seorang utusan untuk menegosiasikan pembebasan ayahnya, serta permintaan pembukaan akses pada daerah kekaisaran. “Siapa di antara kalian yang mau mengirimkan surat negosiasi ini kepada Kaisar Andreas?” di hadapan sekumpulan pasukan, Utsman mencari orang yang mau untuk menyampaikan pesannya kepada pasukan musuh. Tak ada satu pun yang berani menjawab, tugas yang begitu berisiko dan terasa sedikit gila, mereka takut akan menjadi tawanan jika masuk ke daerah musuh seorang diri.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Rahasia Yang Terungkap

Rahasia Yang Terungkap

“Ck, sudahlah Vale. Sekarang kita harus tahu, siapa sebenarnya keluarga Livy itu.” “Oke,” sahut Vla. “Jawabannya ada di sini.” Vla mengangkat amplop undangan yang tadi diberikan Livy, dia segera membuka undangan mewah itu. Perlahan Vla membaca isi amplop itu, tiba-tiba matanya terbelalak. “Apa? Jadi dia….”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

13:22. Desa Aswad sudah dirancang bebas terbuka bagi warganya. Mau telanjang bulat di panggung publik, mau bersenggama di muka umum, mau berak di tengah jalan, mau buat ajaran baru, mau membuka gedung perjudian, mau jadi pebisnis serakah, mau jadi pecandu narkoba, mau jadi tunakarya akut, bebas. Tentu saja kebebasan yang digagas Oshi dan tim berkonotasi 'netral', artinya baik buruknya bergantung pada pilihan masing-masing individu.
1020.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 508 kali sebagai undangan terbuka
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Pintu dibuka tanpa ketukan. Valerius duduk di balik meja. Dokumen terbuka. Ia tidak mengangkat kepala. “Lelangnya.” Adriano berdiri. “Ada perubahan.” Halaman dibalik. “Orangnya tidak datang.” Jeda kecil. “Pemandu lelang.” Valerius menutup berkas. “Cari yang lain.” “Tidak semua orang paham benda-benda itu.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

“Ultimatum ini salah. Karena memaksa kita memilih antara lari atau mengubur.” “Lalu apa pilihanmu?” tanya kepala desa. “Kita buka semuanya,” jawab Rangga. Keheningan jatuh. “Buka apa?” tanya seseorang. “Rahasia,” kata Rangga. “Semua yang selama ini kita tutupi. Tidak ada ritual. Tidak ada simbol. Tidak ada meja. Hanya cerita—jujur.” Pak Darsa mengangkat kepala. “Dan lapar?”
612 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai undangan terbuka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status