TURUN RANJANG
“You know how much I love you, Ardhi. Ayo, kita mulai dari awal lagi. Please.”
Nada memohon dalam suara Arunika membuat Ardhi muak. Namun, sekali lagi ia menahan diri. Ada sesuatu yang perlu ia luruskan sebelum Arunika semakin menjadi-jadi.
“Itu bukan cinta, Arunika. Kamu cuma nggak suka melihat aku bersanding dengan orang lain selain kamu. Kamu cuma terobsesi sama bayangan masa lalu. Kamu sendiri tahu dan sadar kalau nggak ada masa depan di antara kita. Kamu sendiri yang paling tahu kalau kita nggak akan pernah berhasil karena waktu itu aku belum berdamai dengan masa laluku. Aku cuma jadiin kamu pelarian. Dan sekarang kamu masih mau mengharapkan aku yang jelas-jelas udah punya pasangan?”