AMALIA, Kesetiaanku Diragukan
sapa seorang lelaki yang tiba-tiba saja mengulurkan tangannya menghadang jalan Wafa dan Yuan.
"Ngapain sodorin tangan lo, Yos! Bukan mahram tahu," canda Yuan dengan menutup bibirnya.
"Ya, namanya juga usaha, Yun!" balas Yoshi agak sewot.
"Hiiih, paling sebal aku tuh, kau panggil Yun, Yoshima Nagasaki!" Gini giliran Yuan yang memekik sebal.
"Udah-udah yuk, bilangnya mau makan tadi," lerai Wafa dengan senyum mengarah keduanya. "Salam kenal, Yoshi. Namaku Wafa. Senang jadi bagian dari tim kalian."