ARYA WIGUNA WADAH TERPILIH
"Kau pikir saja, kepala yang memiliki nilai puluhan keping emas berada sangat dekat dengan kita."
"Tentu saja aku yakin, karena ini juga merupakan pilihan ketua kita, Katimus."
"Persetan dengan dirinya, ini mengenai kita bertiga yang selama ini hanya di jadikan alas saja olehnya," tegas si botak.
"Apa pendapatmu, Ruyung?" imbuh dia bertanya pada satunya lagi.
"Aku masih belum bisa berpikir lebih dari itu, sementara ini aku hanya ingin mengikuti pilihan Katimus," balas Ruyung tanpa rasa bimbang.
Bab Populer