ISTRI BERCADAR YANG TERNODA
Mata hitam bak anggur liar itu semakin sempurnanya dengan hidung bangir dan bibir mungil merah jambu yang alami, sungguh seperti devinisi bidadari surga, yang kecantikannya tidak ada bandingannya, nyaris sempurna, sebagai ciptaan yang maha kuasa.
Zahira menunduk malu, ketika pertama kali wajah cantiknya dilihat Alan, ada rasa bahagia, sekaligus takut, jika kebahagiannya ini hanya sementara, ia takut, mengingat ia masih punya masa lalu yang belum di ungkapkan pada Alan, dan masa lalu itu terus mengikutinya seperti bayangan.