Bidadari di Dalam Rumahku
tanyaku.
"Buat ibu dan adik-adikku. Juga buat calon anakku," jawab Ilham. "Tuan putri bagaikan sebuah lagu yang setiap hari membuatku menari-nari," kata Ilham mengeluarkan rayuan gombalnya.
"Nari aja terus awas entar encok," ledekku.
"No, Encok tuan Putri," kata Ilham dengan sok inggrisnya.
"Hahahaha, logat lu gak cocok ngomong inggris, Ham," ucapku.