Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MY Doctor - Bahasa Indonesia

MY Doctor - Bahasa Indonesia

Raka terkekeh melihat tingkah lucu Mika, seperti anak kecil yang tak terima mainanya di rebut. "Aku cuma belum ada waktu untuk menceritakanya...." Raka mengusap rambut Mika. "Aku bisa memainkan beberapa lagu..." Tutur Mika dengan mata yang berbinar. "Oh iya?" Sahut Raka, ia sedikit terkejut. Tapi anggukan Mika meyakinkannya kalau Mika bersungguh - sungguh. Raka tersenyum tipis, ia tak menyangka...
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Beberapa menit kemudian, aku pun telah tiba di tempat di mana aku dan AKP Miko mengadakan temu janji dengan dirinya. Aku turun dari mobilku dan masuk ke dalam sebuah Cafe yang ada di sana. "Maaf Pak, aku terlambat," ucapku seraya mengulurkan tanganku ke arahnya. "Tidak apa-apa, Pak. Saya juga baru datang lima menit yang lalu, silahkan duduk!" balas AKP Miko mempersilahkan aku untuk duduk. Aku pun duduk di sana dan aku mulai membicarakan tentang penemuan ku kepada Pak Miko, aku berharap penemuanku ini akan mendapatkan titik terang.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Milly-nya. *** “Kau sudah menemukannya?” tanya Fernandez Miller, salah satu karib Axton yang telah lama berteman sejak duduk di bangku junior high school. Lelaki itu duduk di sebelah sofa Axton sementara suara musik menghentak di sekeliling mereka. Kerlap-kerlip lampu warna-warni menyala, membuat suasana malam itu semakin heboh. Beberapa para pasangan berdansa dengan vulgar di dansa floor. Memeluk dan berciuman dengan panas.
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Anak Siapa Ini?

Anak Siapa Ini?

Xia nampak enggan berpisah dengan Mikel. "Besok setelah bertemu Ted, maukah kau.." Xia ragu-ragu mengatakannya, Mikel adalah orang yang sibuk. Siapa tau kedekatan mereka hari ini bukan merupakan hal istimewa baginya di hari esok. Mikel menatap mata bermanik-manik tajam berpadu lembut milik Xia. Mencium sudut bibir Xia dan membuat Xia terkesiap. "Menghabiskan waktu denganmu? Tentu saja.."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Plak! Mika tersenyum kecut. "Ya, khilaf. Khilaf itu hanya sekali? Sedangkan kamu?" Senyum samar terlihat di bibir Mika. "Jangan kamu pikir aku tidak tau, Mas, jika kalian sering melakukan pertemuan di luar. Jangan kamu pikir aku tidak tau kalau sebelum kalian melakukan perbuatan bejat itu kau berikan obat tidur ke minumanku. Jangan kau pikir aku tak tau kalau kau telah membuat pintu rahasia agar kau bisa keluar masuk kamar Mona dengan begitu bebasnya! Apa itu yang kau katakan sebagai khilaf?! Iya?!" Lagi, Mika berteriak histeris, meluapkan emosinya yang sedari dulu ia simpan di dalam dada.
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SANGAT MARAH SAAT TAHU AKU MASIH PERAWAN

SUAMIKU SANGAT MARAH SAAT TAHU AKU MASIH PERAWAN

Aku merogoh HP di saku lalu mengirimkan pesan WA pada Nina. Bentar lagi suamiku pasti pulang. Bantuin, dong. Jangan sampai mereka tau suamiku. Nanti heboh Nina memandangku dan mengangguk. Ia berdiri. "Cabut yuuk? Udah sore." "Iya, gak kerasa udah sore aja." Linda ikut berdiri. "Put, sekali lagi maafin aku, yaa?"
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
 SUAMIKU SELINGKUH DISAAT AKU BARU MELAHIRKAN

SUAMIKU SELINGKUH DISAAT AKU BARU MELAHIRKAN

"Eh, Mbak Sandra, kenapa wajahmu pucat begini?" tanyaku sembari melirik ke arah Mas Hearfy. Aku hanya tersenyum saat memandang wajah keduanya yang pucat pasi karena semalaman kurang tidur. Rasakan! Itulah kalau mau bermain main denganku.! *** Baguslah, keduanya masih berada di ruang makan. Mungkin betah berlama lama berdua. Dasar manusia tukang selingkuh, suka ambil kesempatan dalam kesempitan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Puaskan Aku, Sahabat Suamiku!

Puaskan Aku, Sahabat Suamiku!

' Ayu menatap layar ponsel itu lagi dengan tatapan nyalang. 'Ternyata kamu lagi asyik sama perempuan ini. Roselyn. Si Mawar Merah misterius ini. "Lost track of time". Lupa waktu. Kamu menikmati banget ya, Ngga? Sampai subuh. Sampai jam lima pagi.'
8.795.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Zea tersentak, “Apa?” “Ke Pulau B? Lusa kan? Pesawat jam berapa?” Kedua bibir Zea membuka, jantungnya berdegup kencang. Pertanyaan itu datang begitu mendadak. “Da-dari mana Mas tau?” tergagap, Zea balik bertanya. “Dimas. Dia nggak sengaja bilang waktu aku nyari kamu. Kayaknya dia mikir aku udah tau.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Mari kembali ke Masa Lalu

Mari kembali ke Masa Lalu

Dia duduk di bangkunya sambil menatap Rico yang sibuk dengan pinselnya. "Nelpon siapa?" "Menurut kamu?" "Bentar lagi mungkin semalem kita begadang" "Kita?" "Oh.. gue, Xianzu sama Arindha maksudnya." "Enggak mabok kan ya?" "Ya Tuhan.. ada apa dengan pagi ku ini?" "Kenapa lo?" "Sial."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status