Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

“Michyeoss-eo[4]? Sejak kapan kau dan aku berpacaran?” “Sejak semalam,” jawabnya ringan tanpa beban. Dasar freak! “Hah? Apa kau sudah tidak waras? Kapan kau memintaku menjadi pacarmu?” “Bukankah kau sendiri yang mengatakan bahwa aku menyukaimu?” Mike mendekatkan posisi wajahnya persis di pinggir telingaku. Dasar mesum! “Kau tidak perlu dekat-dekat denganku!” Kutoyor kepalanya supaya menjauh dariku.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Menahanmu Bersamaku, Nona

Menahanmu Bersamaku, Nona

Luciellea mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari orang-orang terdekatnya. Para pemain orkestra mulai memainkan musik mereka. Waktu berlalu begitu cepat. Luciellea hanyut dalam melodi-melodi yang dimainkan oleh anggota orkestra. "Suamiku, sepertinya aku jatuh cinta padamu lagi." Luciellea menatap Arch penuh kasih sayang, senyum cerrah tampak di wajahnya. Mendengar kata-kata Luciellea, Arch merasa sangat bahagia. "Tidak apa-apa, Sayangku. Kita bisa jatuh cinta lagi dan lagi. Aku adalah milikmu seumur hidupku."
9.958.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai waktu aku sama mika
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Maulya argiya diyanti
good story alur tertata walaupun singkat dan padat.walaupun alur konflik tidak trllu d jlskan namun scra keseluruhan puas dlm mmbca ny.author shrus ny sprti ini dlm menntukan part tdk neko² pnjang lebar sampai bribu² part(numn tdk ada yng jls alur ny)jg tdk menyiksa readers dlm hal mmblu koin.
Wedding Siswoyo
Bagusnya gak bertele", tokohnya arch pintar, sampe akhir pinteerrr, teges gak tau" lemot, krna sering" cerita dipanjangin gak tamat" jadi blundeerr trus tokoh yg asalnya kereenn, pinteerr jadi lemot, good job ......
Baca Semua Ulasan
Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku

𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪 𝓜𝓮𝓻𝓪𝓱mama kakakitil kakakkakak akuaku sayang mama
"Kenapa memangnya? Bukankah kamu sendiri menikmati itu semalam, bahkan kamu sendiri yang memulai itu." Keduanya terlibat dalam cekcok yang begitu alot, Gery tak ingin disalahkan atas apa yang keduanya nikmati semalam. Sedang Niken terus menyudutkan Gery dengan berbagai tuduhan kejinya. "Intinya, kita sama-sama suka dan enjoy waktu ngelakuinnya. Bahkan loe sendiri yang merangkak ke gue, sama sekali bukan gue yang memulai."
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Dear My Lover

Dear My Lover

“Gak bisa dateng tepat waktu ya?” “Mika, baru kali ini juga dia telat, kamu-“ “Gapapa Ka, emang aku yang salah. Maaf ya, kalian jadi nunggu.” Karena bos di tempat kerja sedang terlambat menggantikanku, aku jadi telat untuk datang kerja kelompok. Yah, walaupun cuma lima belas menit, tapi Mika ini memang tegas anaknya. Bahkan sejak pertama kami saling mengenal dia sudah terus terang akan ketegasannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Suamiku Kekasih Sahabatku

Suamiku Kekasih Sahabatku

Dia tampak terburu-buru. "Oh, ya udah kalau gitu." Aku pun mengangguk dan mengantarnya hingga depan rumah. Setelah melihat kepergian mereka berdua, fokusku teralihkan pada sebuah benda pipih yang masih ada di meja kecil di sudut ruang tamu. Mas Raka lupa membawa ponselnya. Ku lihat sebuah pesan di sana. [Mas, sudah sampai mana? Aku tunggu di bengkel ya?]
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Teman Tidur Suamiku

Teman Tidur Suamiku

“Plis, Mbak, untuk kali ini aja, pikirin perasaan Mbak sendiri, bukan orang lain. Aku tahu Mbak selalu mikirin orang lain, tapi sekarang... pikirin diri Mbak. Juga … aku.” “Ham, jangan paksa aku.” “Aku gak maksa.” Ilham tersenyum tipis. “Tapi, aku yakin ... Mbak juga punya perasaan yang sama kayak aku.” Seketika suana sunyi. Hanya detik jam dinding yang terdengar berdetak pelan di ruang itu. Anya mengangkat wajah, menatap Ilham. Mata mereka bertemu sesaat—lalu ia memalingkan pandang, seolah takut tertangkap basah.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Ku Miskinkan Suamiku

Ku Miskinkan Suamiku

"Tentu saja dengan kamu." "Nah." "Tapi aku tetap penasaran." Zidan tertawa kecil. Suara tawanya yang pelan membuat Khalisa tanpa sadar ikut tersenyum. "Rasa penasaran itu boleh disimpan dulu." "Kok gitu?" "Karena mulai hari ini kita punya waktu seumur hidup untuk saling mengenal." Jantung Khalisa kembali berdebar. Padahal kalimat itu diucapkan biasa saja.
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Kekasih Tetangga Suamiku

Kekasih Tetangga Suamiku

tapi mungkin karena aku banyak pikiran akhir-akhir ini, sampai tidak ingat apapun “Iya, waktu itu kita duduk bersebelahan.” Dia berusaha menjelaskan, dan barulah aku mengingatnya. Dia adalah sosok lelaki yang malam itu duduk disampingku, saat aku pulang dari Bandung. “Oh iya,, baru ingat sekarang.” balasku dengan canggung. “Kita belum berkenalan malam itu, nama aku Dika.” lelaki itu mengulurkan tangannya, aku tidak mungkin menolak hingga akhirnya kubalas jabatan tangannya dimana sensasi dingin langsung terasa.
738 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

"Cuma beda lima menit dari Kadin, tapi sama sekali nggak pengertian. Datang ke restoran mewah ini dengan berantakan kusam gitu, bisa nggak kamu setidaknya berdandan?" Aku menarik kursi dan duduk diam. Jadi mereka ingat. Ingat bahwa aku dan Kadin lahir di hari yang sama. Mereka hanya tidak ingin merayakan ulang tahunku. "Aku pergi membeli hadiah ulang tahun untuk kakak, nggak sempat ganti baju." Aku menarik sudut bibir dan menjawab dengan tenang. Melihat aku tidak membantah seperti biasanya, mereka semua terdiam sesaat.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Aku hanya berharap potongan-potongan kecil dari hariku itu bisa sedikit membantunya bersantai. Hanya saja, aku tidak pernah menyangka bahwa beberapa menit waktu luangnya ternyata digunakan untuk Amanda. Untuk berdebat. Untuk mempertahankan hubungan yang selalu dia sebut sebagai "sangat menyebalkan." Di luar jendela, ombak malam menghantam bebatuan dan memercikkan buih putih. Pemandangan yang indah itu malah mengingatkanku bahwa aku dan dia juga pertama kali bertemu di tepi laut.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai waktu aku sama mika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status