Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan
Ia ingin kembali berkeluh kesah pada Sang Khaliq agar hati dan raganya tetap tenang.
Setelah selesai mengucap salam di dua raka'atnya, wanita dengan mukena putih itu menadahkan tangan seraya berdoa.
"Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku,
Sikat na Kabanata