Suami Warisan
“Soalnya gimana kalau salah beli? Kita beli warna pink, taunya yang lahir bayi lelaki. ‘Kan kasihan dia masa pake baju dan perlengkapan warna pink?!”
Narendra mengerang, “Ya ampun, saya pikir ada apa, Nyai!”
“Hahaha…! Memangnya kamu pikir ada apa? Aku tiba-tiba kepikiran aja!” Rengganis tertawa tanpa rasa bersalah sudah membuat Narendra hampir saja jantungan “Yuk, sekarang kita cari yang lain lagi!”
“Masih ada lagi?!” seru Narendra.
Rengganis menoleh padanya sambil mengedipkan mata. Kalau sudah begitu, Narendra tidak bisa menolak apapun keinginan sang Nyai.
*