Pria Sampah Tak Terduga
lirihnya,
Gentala perlahan membuka ke dua matanya, dia menatap muridnya seraya terkekeh, " kenapa kamu lama sekali bocah? kamu tahu guru mu ini hampir mati karena berusaha menghindari hujan api itu, iya meski pada akhirnya, beberapa batu api itu mengenaiku, " menghela nafas, " sepertinya aku harus memperbanyak makan wortel agar aku bisa melihat uhuk uhuk "
" Guru, kamu bisa menceritakannya nanti, "
Capítulos Populares