Silakan Ambil Suami Berengsekku, Dik!
Suasana meja makan mendadak hening haru mendengar pertanyaan lugu bocah kelas dua SD tersebut.
Brandon tersenyum sangat hangat. Ia memegang kedua bahu kecil Juna, menatap tepat di manik matanya. "Iya, Juna. Bukan cuma di surat, tapi sampai kapan pun, Papa ini Papanya Juna dan Papa Vivian. Papa yang bakal jagain Juna, Mama, sama Adik selamanya."
Juna tersenyum lebar hingga matanya menyipit, lalu memeluk leher Brandon erat-erat. "Horeee! Juna punya Papa paling ganteng di dunia!"