Penguasa hati
“Papa sudah tahu kalau itu punya temanmu, Papa terima itu, tapi benar? Kamu tidak ikut nonton?”
“I-ikut, Pa.”
“Wibi, Papa hanya mau tahu, sudah berapa jauh benda-benda itu mempengaruhimu?” Ia melihat anaknya masih mengeluarkan jurus andalan disertai mata berkaca-kaca.
“Papa ....” Kini Wibi berani menatap mata ayahnya bagaikan lelaki jantan. “Wibi memang ikut nonton sama temen-temen, Pa. Tapi ... Wibi masih inget pesen Papa dulu. Setiap apa pun yang ada di bumi ini adalah milik Allah, tidak terkecuali. Begitupun manusia, tubuhnya, jiwanya, pikirannya adalah milik-Nya, maka seandainya Wibi akan menyentuh seorang wanita, maka terlebih dulu aku harus meminta izin kepada-Nya. Meminta izin adalah
Bab Populer