Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Ia adalah Qingchen. "Sudah aku bilang bukan? Ini tidak akan semudah yang kalian bayangkan!" seru Qingchen berkacak pinggang, menatap mereka penuh kesombongan. "Dia datang lagi?" Hao Yun mendesis, menatap ke arah Qingchen dengan sinis. "Entahlah. Sepertinya dia memang sudah terbiasa di Gua Abadi sehingga bisa menemukan kita dengan mudah," pikir Wu Shi sambil menggelengkan kepala.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Yang Mulia menitipkan Anda padaku hari ini.” Zhiya membalas senyum itu. “Terima kasih. Aku ingin melihat Qingzhou… sebagai kota, bukan istana.” Wei Wei mengangguk antusias, seolah itu permintaan yang menyenangkan. Mereka menuruni jalan batu menuju pusat kota, tempat Qingzhou hidup dengan caranya sendiri. Deretan toko kayu berjajar rapi, papan nama berayun pelan tertiup angin. Aroma teh hangat, kue beras kukus, dan rempah ringan bercampur di udara.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Pelindung nomor delapan puluh sembilan tidak lain adalah Cao Qingyun, juga dikenal sebagai Qian Feishan. Lee Xue'er tidak segera naik ke atas panggung; sebaliknya, dia melirik Qian Feishan, yang berada di dekatnya. Semua mata mengikuti, mendarat di Qian Feishan. Mempertimbangkan bahwa bahkan Shi Qianye telah dikalahkan oleh Xi Feng, dan dengan Cao Qingyun hanya di Inti Emas Lapisan Ke Lima—jauh lebih tidak kuat dari Shi Qianye—itu masuk akal bahwa dia tidak akan cocok dengan Xi Feng.
9.2118.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

Qing Lan kagum dengan tulisan ini tetapi isi di dalamnya tampaknya tidak terlalu baik dan entah kenapa Qing Lan merasa bahwa telapak kakinya berkeringat. “Kamu bacakan saja surat itu , aku akan mendengarkan. “Ucap Wen Xing merasa agak sakit kepala melihat begitu banyak tulisan di atas kertas itu. Qing Lan menganggukkan kepalanya dan tidak menolak lalu mengambil kertas itu dan memegangnya dengan kedua tangan lalu mulai membacanya. “Qing Lan, kamu mungkin tidak mengenalku. Aku adalah Cheng Yu sahabat karib dari kakekmu, He Qian. Kami berasal dari desa yang sama dan menghabiskan lebih dari separuh hidup kami bersama. “
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 901 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Lebih jauh ke depan terbentang kota perbatasan Qingzhou; mari kita pergi ke sana dan melihat-lihat dulu. Lin Xuan menyimpan peta itu dan berlari menjauh... Zhengucheng, sebuah kota perbatasan Qingzhou, terletak dekat dengan Xuezhou. Iklim di sini sangat berbeda dari iklim di pusat Qingzhou; di sini menjadi sangat dingin. Salju telah menumpuk di tanah, butiran salju berjatuhan dari langit, dan orang-orang yang lewat semuanya mengenakan mantel tebal dari kulit binatang.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

suruh Shen Liu Zi, “ada hal yang harus aku diskusikan denganmu.” Kepala Xun melangkah masuk sesuai instruksi Shen Liu Zi, sementara di sisi lain .... Paviliun timur terasa sunyi bak pemakaman pribadi. Namun, di dalam ruangannya, Gu Qingren dan pelayannya tengah bersulang arak ringan diikuti senyum tipis masing-masing. “Asal punya banyak uang, wanita bernama Chu Qioa ini benar-benar bisa diandalkan,” ujar pelayannya lirih nyaris tidak terdengar.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Aroma teh yang baru diseduh menguar dari ruang makan, bercampur dengan semilir angin gunung yang membawa kesegaran. "Kita berhenti di kota apa sekarang?" tanya Jian Lei dengan penuh minat. "Liúshuǐ," jawab Ling Qingyu singkat, sambil menunjuk papan nama yang terpasang di gerbang kota. Tulisan di batu alam berwarna abu-abu itu terlihat jelas, meskipun sebagian sudah tertutup lumut. "Jadi kita tidak melewati Linghun, kota asalmu?" Jian Lei bertanya lagi.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Qi Grandmaster pemula seperti Zhao Ziyang hanya bisa memimpikan sebuah dasar seperti miliknya Chen Qingqing. Saat bentrokan terjadi, qi di sekitar Chen Qingqing mengeluarkan suara resonansi yang menyerupai lonceng perunggu besar. Qi Zhao Ziyang roboh ke tubuhnya, tidak mampu menggerakkannya sedikit pun. "Hiss, Chen Qingqing sangat kuat. Rasa penindasan yang saya rasakan darinya bahkan lebih berat daripada apa yang saya rasakan dari Zhao Ziyang."
9.1145.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai chu qingcheng
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Karena adanya pohon itu, suhu di dalam kota jauh lebih sejuk daripada di tempat lain — menjadi tempat pelarian sempurna dari panas gurun. Dari situlah nama “Qingmu” atau “Kayu Hijau” berasal. Qin Fan menatap kota yang tampak unik itu, lalu melangkah masuk dengan tenang melewati gerbang kota. “Eh, aku tak menyangka Chen Qi sudah membuka Rumah Petualangan ini di Kota Qingmu tahun ini?” Qin Fan berhenti di depan sebuah bangunan kecil yang sederhana dari luar.
9.962.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

"Nikmat sekali 'kan? Kota ini tidak diragukan lagi soal makanan." Shen Xiao tak menunjukkan reaksi apapun melihat seseorang tersebut yang tak lain Zhang Cheng. Shen Xiao malah kembali menyeruput mie supnya di hadapan wajah Zhang Cheng yang cukup dekat dengannya. Sampai kuang mie terkena menyiprat wajahnya. Untung Zhang Cheng cepat memejamkan matanya, jika tidak mungkin matanya akan terkena juga. Zhang Cheng berusaha bersabar mengelap wajahnya yang terciprat kuah mie sup Shen Xiao dan tentu ia sedikit menjaga jarak dengan Shen Xiao agar tak kena lagi.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai chu qingcheng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status