Berbagi Suami
Tania menyadari, ia memang kelewatan karena bersikap seolah ia boleh melakukan apapun disini, di rumah Wini dan Adrian.
“Wini, kamu mau kemana?” Tania berdiri menatap madunya yang baru keluar dari lift dengan pakaian rapi dan membawa tas.
“Aku? Aku mau pergi ke toko.”
“Belanja? Aku temani, ya?”
“Aku punya toko bunga, Wini Florist, di jalan Pattimura. Kamu mungkin pernah lihat?”
Tania menggeleng, “Aku jarang ke daerah itu.”