Asmaraloka
Ia merasa seperti ia telah kehilangan kendali atas hidupnya, seperti segala sesuatu yang pernah berarti kini tak ada lagi.
Namun, di tengah kekosongan itu, ada satu perasaan yang masih ia rasakan—perasaan yang datang perlahan, seperti aliran sungai yang mengalir lembut meskipun tak terlihat jelas. Ia merasa bahwa mungkin, hanya mungkin, ada makna lain yang harus ia cari. Mungkin kebahagiaannya tidak akan datang dengan cara yang ia harapkan. Mungkin, ia harus menemukan kebahagiaan dalam hal-hal yang lebih sederhana, dalam hidup yang lebih tenang, dalam kedamaian yang datang dari menerima kenyataan.
Hot Chapters