After Marriage
"Kamu mau aku ajak rujuk."
"Iya. Ka--"
"Oke." Dean berseru senang. "Kapan? Kapan kita nikah lagi? Minggu depan aja, gimana? Atau, dua hari lagi aja? Enggak perlu siapkan banyak hal. Kita pakai pakaian yang dulu aja. Urus berkas juga kayaknya cukup dua hari, 'kan?"
Siera meringis, sendok di tangan ia taruh di mangkuk. "Sialan," ujarnya pelan. "Kamu kira menikah perkara semudah itu? Kamu enggak mau belajar dari kesalahan?"