Cinta Seroja
"Sebentar-sebentar Bah! hati ini belum tenang juga nih, sebelum mendengar keputusan kapannya, terus keputusan hari H nya kapan nih akan berlangsung? biar kami tau harus kapan mengantarkan segala keperluan buat nikahan."
Bah Bani menoleh dan menatap calon besannya, deselangi mengisap rokok dan membuang asapnya. Barulah bah Bani berkata kembali, "Saya ingin pernikahan nya diadakan tanggal 28 bulan depan saja, september."
"Oke, nah, kan tenang kalau sudah ada keputusan gini," juragan Anwar menghela napas lega.
Umi Marni keluar dari pintu dapur, berdiri di pintu seraya berkata. "Bah makannya sudah siap?"
Hot Chapters