Mama Muda
Melihat mama mertuanya sedih, Naomi berusaha menenangkan, diraihnya jemari wanita itu dan menggenggamnya erat.
"Mama tenang aja ya, Naomi dan Mas Adrian akan sering ke mari kok saat ada waktu luang," ujarnya dengan tersenyum.
"Kamu serius, Dear?"
Naomi mengangguk mantap. Dia juga senang kok kalau selalu bertemu Mama Nawang. Atau sesekali, biar mama mertuanya yang ke Jakarta. Itu kedengarannya lebih bagus, karena bisa berhari-hari. Mama Nawang, kan, tidak bekerja seperti Adrian yang harus tiap hari. Sebagai pebisnis kosmetik, beliau hanya bekerja dari rumah saja, sesekali datang ke kantor untuk mengecek produk.