Amanda
“Terima kasih banyak, Mas. Saya percaya anak saya akan bahagia diasuh oleh Kak Manda dan Mas Joshua.”
Air mata gadis itu mulai menitik akibat begitu terharu. Amanda segera mengambil sehelai tisu dan menghapus air mata adiknya. “Sudahlah, Val. Jangan menangis. Semuanya akan baik-baik saja. Oya, Kakak mau tanya. Apa rencanamu selanjutnya?” tanya gadis itu ingin tahu.
“Bulan depan Val akan menjalani sidang skripsi, Kak. Setelah lulus dan melahirkan, Val mau…ehm…melanjutkan studi ke luar negeri.”