Penyamaran CEO Tanaka
Ada sesuatu yang terjadi di antara mereka — sesuatu yang bukan sekadar urusan pekerjaan.
“Siapa kau sebenarnya, Ardi?” gumam Maya pelan.
Ia merasakan perasaan aneh yang berputar di dada — bukan sekadar cemburu, tapi kekhawatiran, ketakutan, dan rasa ingin tahu yang mulai tumbuh tanpa kendali.
Malamnya, di kos kecilnya, Ardi kembali membuka buku catatannya.
Tangannya gemetar saat menulis: