Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Sesekali rintihan kecil dan erangan kesakitan meluncur dari mulut mungil mereka, kala telapak-telapak kaki berkulit mulus itu melindas bebatuan tajam atau trotoar panas yang terbakar teriknya matahari menjelang siang hari ini. Si kembar Rara tiba-tiba berhenti. Napasnya terengah dan putus-putus. "Kak, aku haus," lirihnya. "Iya, kita jalan juga sudah lumayan jauh, aku yakin mereka nggak akan menemukan kita di sini," timpal Riri.
3.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang r p
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Tidak dipungkiri Sarah sedang melamun. Satu pesan dari Kevin menunjukkan sebuah foto seorang pria nampak di layar dengan keterangan pria itu bernama Andri lengkap dengan alamat, pekerjaan serta kebiasaannya. Sarah berdiri dari duduknya, dia bergegas ke kamar untuk bersiap-siap. Dia akan menemui Andri dan memberinya pelajaran yang berharga. Ya, Andri adalah orang pertama yang akan Sarah ajak bermain-main lalu menghempaskannya keras.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang r p
Read
+Library
Rasa

Rasa

/Drttt, drtttt Sebuah benda tipis berwarna rose gold itu bergetar. Getarannya menandakan ada panggilan masuk, dan harus segera diangkat. Kyra yang tengah asyik mengasuh dua adik sepupunya pun, segera berlari menuju sofa tempat handphone nya diletakkan. "Hallo? Assalamualaikum," ucap Kyra membuka percakapan dalam telepon itu.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 150 Beses bilang r p
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

[Halo Wi, ada apa] [Ni, Lo disuruh berangkat cepet sama mami, karena Lo harus temui salah satu pelanggan setia mami] [Tapi kayaknya Gue nggak bisa berangkat deh] [Eh jangan gila Lo ya, nanti kalau Lo dapet hukuman dari mami gimana] [Ya udah deh, Gue sip-siap dulu sekarang] Runi pun segera mematikan ponselnya dan memilih untuk melanjutkan pekerjaannya saat Siska sedang fokus mendengarkan pembicaraan Runi dengan temannya.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang r p
Read
+Library
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

[DISARANKAN VOTE DULU SEBELUM MEMBACA] [TIDAK MENERIMA SIDERS] [PLAGIAT? OUT PLEASE] ^^^ Enjoy This Part 𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙮𝙨 🦋 *** ‘’hufft.’’ Lia menghela nafas lega saat sudah duduk disofa apart Andre.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang r p
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Доверя́й, но проверя́й (daviryay noh praveryay) “Percaya tapi verifikasi” Vladivostok, Mei 2025 Xabi tidur dengan keadaan kamar tanpa pintu dan Vash terikat di sudut kamar. Tentu saja tidurnya tidak nyenyak. Belum lagi ia mendapati Ravil sibuk melakukan sesuatu sepanjang malam. Persiapan untuk ke Vorkuta, katanya. Keesokan paginya Ravil pergi entah ke mana lalu kembali membawa makanan. Ah ya, tentu saja ia tidak bisa memasak karena dapur berantakan.
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang r p
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfan memarahiku >> Di aula akademi Arkenus tuan Arfan sedang memperkenalkan sistem belajar di akademi itu dan apa saja yang akan mereka pelajari. Tuan Arfan menunjukan sebuah kertas tentang tingkatan militer dari yang paling tinggi sampai tingkat dasar. -Jendral = tingkat militer paling tinggi di kerajaan ini -Letnan -Mayor -Kapten -Prajurit satu -Prajurit dua
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang r p
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

0821 4545 xxxx: Arla Dahi Arla mengernyit heran. Baru jam 6 pagi. Terlalu pagi rasanya seorang penipu mengirim chat padanya. Tapi ia belum menyimpan nomor orang yang baru saja menghubunginya via chat room. Lalu sesaat kemudian, nomor yang sama mengiriminya pesan lagi. 0821 4545 xxxx: It’s me 0821 4545 xxxx: Raihan
1039.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 818 Beses bilang r p
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Roti panggang, telur, buah, kopi. Saat kembali ke meja, Selin memperhatikan Rendra yang terlihat jauh lebih santai dari biasanya. “Kamu kelihatan beda pagi ini.” Ujar Rendra sambil mengaduk kopinya. Selin menoleh. “Beda gimana?” “Lebih santai." Selin tersenyum tipis. “Mungkin karena gak banyak mikir." Rendra mengangguk pelan. “Bagus.”
10832 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang r p
Read
+Library
PESONA DUDA RUPAWAN

PESONA DUDA RUPAWAN

Tawa kecil berderai dari bibir merah tiga wanita yang duduk di barisan ketiga dari depan Bu Fahira, wali kelas 1-A menyodorkan rapot kurikulum tiga belas pada Reynan. Wanita berwajah oval itu menyampaikan hasil pembelajaran Aslena selama satu semester dengan menunjuk kolom-kolom yang terisi keterangan deskriptif.
108.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 235 Beses bilang r p
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status