Surgaku Yang Hilang
Syakira menatap Siska dengan sangat sinis.
“Saya udah bilang, kan. Kerjaan saya masih numpuk, memangnya kamu. Kerjaannya cuma nungguin dan ngintilin Pak Haris. Di sini kita sama-sama karyawan, nggak perlulah merasa paling berkuasa dan bebas melakukan apa pun sesuka hatimu sendiri,” ujar Siska, lalu ia hendak memencet tombol lift agar kembali ke lantai 3. Namun, ternyata dengan cepat Syakira langsung menepis tangannya.
“Kamu pikir kamu siapa? Hah?!” ucap Syakira dengan nada tinggi seraya menatap Siska dengan tajam. Ia berjalan mendekat ke arah Siska dan mendorong pundak wanita itu dengan keras.