Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Liar Suamiku

Hasrat Liar Suamiku

Ia menjawab dengan cepat. “Jangan bohong, Yank. Aku bisa dengar suara rintihan di sana.” Aku bersikukuh dengan apa yang aku dengar. Bukannya takut ketahuan, ia malah tersenyum dengan lebar. Kamera ponselnya ia arahkan ke arah televisi yang tengah menyala. Ada video biru yang tengah terputar di sana dengan volume yang cukup tinggi, bahkan aku bisa mendengar dengan jelas.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as your lie
Read
+Library
PEWARIS MAKHLUK LEGENDARIS

PEWARIS MAKHLUK LEGENDARIS

bentak salah satu pengawal dengan nada menghina. Arkan menyeret kakinya yang gemetar keluar dari gubuk. Dari kejauhan, ia melihat sosok Lie berdiri di samping sang ayah dengan balutan perban di ulu hatinya, memamerkan senyum licik penuh kemenangan. Sudah sangat jelas Lie telah mengadu dan memutarbalikkan cerita kepada Tan Hau.
602 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as your lie
Read
+Library
Gadis Liar Milik Sang Penguasa

Gadis Liar Milik Sang Penguasa

Menarik napas untuk menenangkan semua perasaan yang bercampur aduk. “Diam di tempat dan jangan mengejar aku! Lupakan apa yang sudah terjadi semalam! Semua itu terjadi karena sebuah kesalahan! Saat aku sedang sadar! Aku tidak akan mau melakukan semua hal itu!” jelas Elara dengan telunjuk yang mengarah tajam ke arah pria di hadapannya, sementara pria di hadapannya tersenyum dengan jelas. “Sebuah kesalahan yang bagus, sampai kamu menikmatinya hingga mengeluarkan desahan merdu, begitu?”
696 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as your lie
Read
+Library
Genius Liar

Genius Liar

“Sayangnya kamu udah bikin aku kecewa banget. Kekecewaan yang gak bakalan bisa dilupain seumur hidup aku.” “Aku tahu. Wajar kalau berjuta kata-kata manis dari mulut aku, gak bakalan lagi kamu percayai. Aku maklum dan aku juga terima sepenuhnya. Kalau kamu curiga terus sama aku, aku janji gak bakalan marah atau kesel. Ini murni konsekuensi dari perbuatan aku. Tapi, aku pengen ngasih tahu satu hal sama kamu. Hal yang harus kamu percayai karena ini tulus dari dasar hati aku.”
5.5K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as your lie
Read
+Library
Love The Way You Lie

Love The Way You Lie

“Y.. ya, saya bekerja padanya.” Nyonya Lay tersenyum miring, “Posisi apa?” Bella mengernyit, “Posisi?” Nyonya Lay menatapnya datar, “Kau bekerja di perusahaan keluarga Lay, 'kan?” Bella terdiam, mulutnya terkunci seketika. Dave meletakkan sendok ditangannya dengan keras, sehingga menimbulkan bunyi nyaring ketika sendok beradu dengan piring.
9.910.1K viewsCompletedAdded to Library 344 Times as your lie
Read
+Library
Love Lies

Love Lies

Melainkan Andre lebih asyik Chatting dengan seseorang di Whatsapp. Andre : [Aku akan segera datang] Cika : [Jangan lama-lama. Aku sudah menyiapkan sesuatu yang akan membuatmu terkejut] Andre : [Jangan membuatku tidak tahan, Sayang. Atau Azzel akan curiga] Cika : [Baiklah. See you …] Andre meletakkan ponselnya dan mulai meraih sendok, dilihatnya Azzel yang begitu lahap. Dia tersenyum kecut.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 103 Times as your lie
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Apa yang mereka coba sembunyikan? “Kita bicarakan nanti,” ucap Nicky dengan santai meski terasa agak kesal. Ada apa sebenarnya? Apa yang Liza katakan sampai Alexi takut Nicky menyesal? Apakah ini sesuatu yang privasi? **
4.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as your lie
Read
+Library
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Intonasi yang di keluarkan Jack terdengar sangat tidak menyenangkan. Sesaat ekspresi Ammy berubah. Membuat Jack sedikit merasa bersalah. "Maafkan aku, aku hanya lelah." "Aku menelponmu semalam, kenapa kau tidak mengaktifkan ponselmu?" "Baterainya habis." Alibi bodoh itu terpaksa diucapkannya. "Jangan terlalu lelah, nanti kau sakit." Ammy menyentuh pipi Jack.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as your lie
Read
+Library
Living With You

Living With You

Bagaimana ia bisa mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Sementara di lain tempat, Aidan mengajak sang istri ke cafetaria di rumah sakit. "Persentase gadis itu akan sembuh sangat lah kecil." Raut wajah Liana berubah sendu. "Gadis yang malang, dia tidak punya siapa-siapa lagi di sini." Dahi Aidan mengerut dalam. "Apa maksudmu?" "Tadi aku sempat bertanya di mana keluarganya, bagaimanapun juga keluarganya harus tahu tentang kondisinya. Dan ia mengatakan ia tidak memiliki keluarga," jawab Liana.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as your lie
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

“Apa-apaan kau?” “Mari kita luruskan baik-baik. Pertama tidak ada yang membohongimu dan yang kedua kau sangat kelelahan. Karena itulah minum obat ini sesuai resepku dan istirahatlah. Kau sudah bekerja keras.” “Menyebalkan,” ucap Yurian sambil bernjak dari tempat duduknya dan kemudian dia pergi meninggalkan ruangan dokter Maria
104.2K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as your lie
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status