Nadira
Kesakitan luar biasa saat pisau itu menggores tulangnya.
"Kau memang tidak mengenalku, tapi kau mengenal ibu ku, benar, 'kan?"
"A-ap-apa mak-su--sudmu."
Arya kembali menekan ujung pisaunya semakin dalam, kembali membuat pria di depannya menjerit.
"Ayuna Bagaskara."
Nama itu di sebutkan dengan nada lembut, pelan, dan hati-hati. Seakan nama itu adalah sebuah kaca yang akan dengan mudah pecah ketika Arya menggunakan nada berlebihan.
Bab Populer