author-banner
QueenShe
QueenShe
Author

Novels by QueenShe

Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Dikhianati kekasih depan umum, Naraya merasa kehilangan segalanya, harga diri, kepercayaan, dan hatinya. Pria yang dicintainya selama dua tahun, Kenzie, justru berselingkuh dengan sahabatnya sendiri Alicia. Lebih kejamnya lagi, mereka berciuman tepat di depan mata Naraya, sambil menertawakan dan merendahkannya, dengan alasan Naraya tak bisa memenuhi kebutuhan gairah Kenzie. Sebuah fakta mengejutkan terungkap, Kenzie ternyata anak dari Ares Mahardika, CEO tempat Naraya bekerja sekarang. Seorang duda tampan, dingin, karismatik dan terkenal sebagai playboy berbahaya. Dan Naraya melihat itu sebagai kesempatan membuat Kenzie menyesal dengan cara paling kejam dan berisiko, yaitu Naraya akan menggoda ayah Kenzie. Dengan penampilan baru yang lebih berani dan menggoda, Naraya mulai memainkan perannya. Bahkan memakai strategi "salah kirim" foto tanpa busana pada Ares. Raya berhasil menjerat Ares dalam jaringannya. Dari sanalah segalanya dimulai, hubungan bergairah, tanpa ikatan, tanpa janji. Ares memberinya segalanya, apartemen mewah, mobil, kemewahan yang tak pernah ia bayangkan. Namun di balik hubungan yang seharusnya hanya tentang tubuh, Ares juga memberi sesuatu yang lain, perhatian dan kehangatan. Membuat Naraya menjatuhkan hati pada pria yang tak bisa menjanjikan hubungan. Kenzie sendiri kembali dan bertekad merebut Naraya dari pelukan ayahnya. Apakah Ares benar mencintainya atau Naraya hanya alat pelampiasan di ranjang? Apakah Kenzie akan membongkar rahasia ayahnya demi merebut kembali Naraya?
Read
Chapter: Extrapart 9
Televisi masih menyala, menampilkan serial Netflix yang tadi ditonton Karin dan Gia, namun tidak ada satu pun dari mereka yang benar-benar fokus ke layar.Karin duduk di karpet dengan kaki ditekuk, jemarinya terus memutar-mutar ujung bantal sofa. Sesekali ia melirik jam dinding, lalu beralih menatap pintu depan yang masih tertutup rapat. Di sofa, Kelana tetap dengan laptopnya, namun jika diperhatikan lebih dekat, kursor di layarnya hanya bergerak berputar-putar tanpa mengetik satu kata pun. Gia, yang menyadari ketegangan itu, hanya diam sambil sesekali mengusap bahu Karin untuk menenangkan."Kak, kok lama banget sih?" gumam Karin, suaranya serak. "Dokter Indri kan biasanya cepat kalau periksa Mami. Jangan-jangan... jangan-jangan beneran ada bayi?"Kelana menghela napas, menutup laptopnya dengan suara klik yang tegas. Ia menatap adiknya dengan tatapan yang lebih lembut dari biasanya. "Karin, tenang. Mau ada bayi atau enggak, itu bukan kiamat. Yang paling penting itu kondisi Mami. Usi
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Extra part 8
Setelah prosedur transvaginal dimulai, resolusi di layar monitor menjadi jauh lebih tajam. Dokter Indri menggerakkan alatnya dengan perlahan, mencari setiap sudut rahim Raya. "Nah, ini dia sumber kegelisahan kalian," ujar Dokter Indri pelan. Raya memejamkan mata rapat-rapat, jantungnya berdebar hingga ke telinga. Raya memejamkan mata rapat-rapat, jemarinya meremas sprei rumah sakit. "Dokter... katakan saja. Ada janin di sana? Apa saya benar-benar hamil di usia empat puluh lima tahun?" Sementara Ares mencondongkan tubuhnya, wajahnya hampir menempel pada monitor. "Itu dia kan, Dok? Titik hitam itu? Dia sedang bersembunyi?" Dokter Indri mematikan mesin USG, melepaskan sarung tangannya, kemudian memberikan tisu pada Raya untuk membersihkan diri. ​Raya bangkit dengan kaki yang terasa lemas. Ares merangkul pinggang istrinya, menuntunnya seolah Raya adalah porselen retak yang bisa hancur kapan saja. Begitu mereka duduk, Dokter Indri memutar layar monitor ke arah mereka. "Ibu Raya, Pak
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Extra part 7
"Silakan duduk, Pak Ares, Ibu Raya," sapa dr. Indri ramah. Ia telah mengenal pasangan ini sejak kehamilan Karin dua puluh tahun yang lalu. "Wah, sudah lama sekali ya. Ada keluhan apa hari ini?" Ares berdehem, mencoba menetralkan suaranya yang mendadak sedikit serak. "Istri saya. Dia... yah, telat datang bulan. Sudah dua bulan." Dokter Indri mengangkat alisnya, lalu tersenyum simpul sambil mencatat di rekam medis. "Dua bulan?" "Iya, Dok. Biasanya gak pernah telat. Tadi sempet tespack, garisnya dua tapi samar banget," jawab Raya lirih. Wajahnya memerah. Ia merasa seperti remaja yang tertangkap basah melakukan kesalahan, padahal ia sedang duduk bersama suaminya yang sah. "Baik, usia empat puluh lima ya. Kita periksa dulu. Silakan berbaring di bed, kita lihat lewat USG," ujar dr. Indri sambil memakai sarung tangan lateksnya. Raya merebahkan diri dengan perasaan campur aduk. Ares berdiri tepat di samping kepala Raya, menggenggam tangannya seolah-olah istrinya sedang akan menjala
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: Extra part 6
Ares dan Raya menuruni tangga. Ares tampak gagah dengan kaos polo dan celana bahan, sementara Raya terlihat anggun dengan dress kuning meski wajahnya menyiratkan kegelisahan yang tak bisa disembunyikan.Karin sedang asyik bersandar di karpet bulu bersama Gia, pacar Kelana di ruang keluarga menonton film di netflix. Iamenoleh pertama kali. "Loh, Daddy sama Mami mau ke mana? Rapi banget, mau kondangan?" tanya Karin heran.Dahinya mengernyit melihat orang tuanya sudah rapi seperti hendak menghadiri jamuan penting. Di sofa, Kelana yang sedang fokus dengan laptop di pangkuannya—postur tubuh dan tatapan matanya yang tajam benar-benar duplikat Ares di masa muda—turut mendongak."Mau ke dokter," jawabnya dengan nada penuh semangat yang tidak biasa.Ares menyunggingkan senyum lebar, seolah baru saja memenangkan tender proyek raksasa. Kelana seketika menghentikan jarinya yang sedang menari di atas keyboard. Ia menutup setengah layar laptopnya. "Ke dokter? Siapa yang sakit? Daddy tensinya nai
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: Extra part 5
Raya berjalan mondar-mandir di depan tempat tidur, langkah kakinya menghentak karpet bulu dengan gusar. Tangannya meremas ujung daster satinnya, sesekali ia menyeka keringat dingin di pelipis. Pikirannya kacau, melayang pada liburan romantis mereka di Lombok dua bulan lalu yang seharusnya menjadi momen relaksasi, kini justru menjadi sumber kecemasan luar biasa. "Bagaimana ini?" gumamnya panik. Ia berhenti melangkah, matanya yang berkilat tajam tertuju pada sosok pria yang duduk dengan posisi terlalu santai di sofa sudut kamar. Ares dengan kacamata bacanya, tampak sangat tenang membolak-balik halaman koran bisnis seolah dunia di sekitarnya baik-baik saja. "Ares! Bisa tidak berhenti baca koran itu sebentar?" suara Raya melengking, penuh tekanan. Ares menurunkan korannya perlahan, menatap istrinya dari balik bingkai kacamata. "Sayang, aku sudah bilang sepuluh kali pagi ini. Kamu tenang saja. Kalaupun iya, kita hadapi bersama. Apa yang perlu ditakutkan?" "Apa yang perlu ditakut
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: Extra part 4
Ares mengendap-endap ke dapur setelah memastikan Raya sudah memejamkan mata. Mengenakan kaus oblong dan celemek bunga-bunga milik Raya yang ia temukan. "Sejauh ini aku cuma bisa masak nasi goreng, pancake, sama toast, itu pun dua puluh tahun lalu." Ares berdiri di depan kompor dengan dahi berkerut, menatap sebuah YouTube tutorial di ponselnya. "Sekarang aku harus membuat sesuatu yang berbeda. Tumis bawang putih sampai harum... oke, gampang," gumam Ares. Tapi baru lima menit berlalu, dapur sudah dipenuhi asap. Ares panik saat bawangnya gosong karena api terlalu besar. Ia terbatuk-batuk, mencoba mengibas-ngibaskan serbet ke arah detektor asap agar tidak berbunyi. "Ares? Kamu membakar rumah?" Ares membeku. Suara dingin dan datar itu berasal dari ambang pintu. Raya berdiri di sana, bersedekap dengan piyama satinnya, menatap pemandangan kacau di depannya. Cangkang telur berceceran, tepung tumpah di lantai, dan suaminya yang terlihat seperti koki amatir yang gagal. "Sayang! Kamu..
Last Updated: 2026-03-27
Baginda, Tuan Putri Merayumu

Baginda, Tuan Putri Merayumu

Dikhianati dan diusir suaminya, Yasmin mengalami kecelakaan—namun bukannya mati, ia terbangun dalam tubuh Yasmina Sofia Vasnel, putri tiran paling dibenci dalam sebuah novel yang ditakdirkan dieksekusi oleh tunangannya sendiri, Panglima Erion. Demi bertahan hidup dan menemukan jalan pulang, ia berusaha mengubah citra sang putri, tetapi kecurigaan Erion terus membayanginya. "Bukannya kau meminta bukti," bisik Yasmin tenang sambil membuka kancing gaunnya. "Bukti itu ada di balik gaunku!"
Read
Chapter: Bab 130: Rencana Awal
“Ada yang ingin mengadu domba kita, Erion” desis Yasmin pelan, menatap tajam pria di depannya. “Siapa pun dia, dialah yang menulis ini. Bukan aku!”Ucapan Yasmin sebelum Erion meninggalkan paviliun sempat membuatnya sedikit ragu akan tuduhannya. Pikirannya diracuni oleh satu pertanyaan besar.“Siapa sebenarnya wanita di paviliun itu?”Untuk mencari jawaban, Erion berjalan menuju bagian terdalam penjara bawah tanah. Ia butuh kepastian. Jika dokumen itu menyebut Yasmina yang asli sudah mati, maka ia harus mendapatkan konfirmasi dari satu-satunya saksi yang tersisa.“Kalau benar Yasmina yang asli telah terbunuh dan digantikan oleh seorang penyamar dari Utara, maka selama ini ia telah membiarkan musuh tidur di sampingnya.”Sebelum Erion sampai di sel, indra tempurnya menangkap pergerakan asing. Di balik pilar batu yang lembap, seorang pria dengan penutup wajah hitam mencoba menyelinap masuk ke lorong rahasia menuju ruang bawah tanah.Dengan gerakan secepat kilat, Erion menghunus belatinya
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 129: Lubang Hitam
“Mulai sekarang, lebih baik persiapkan saja dirimu untuk tetap berdiri tegak di panggung eksekusi nanti, Tuan Putri,” ucap Erion singkat.Yasmin terpaku menatap Erion tidak percaya. Baru saja beberapa saat yang lalu pria itu melindunginya dari Jetmir, sekarang pria malah terlihat ingin segera menyeretnya ke tiang gantungan.“Perketat penjagaan!” teriak Erion pada para prajurit sebelum keluar. “Dua kali lipat di setiap sudut paviliun! Jangan sampai ada yang keluar atau masuk satu inci saja sebelum fajar. Kepala kalian taruhannya!”Kaki Erion melangkah tegap menjauh meninggalkan gema ancaman yang membekukan darah. Berbeda dengan Jetmir yang berhenti di ambang pintu, berbalik sejenak untuk mendekati Yasmin.“Sampai bertemu nanti, sayang,” bisiknya, begitu rendah hingga hanya Yasmin yang bisa menangkap getaran liciknya.“Kau adalah pion yang manis. Tapi sayangnya, pion yang ingin berubah jadi ratu harus segera disingkirkan dari papan permainan. Jangan khawatir, aku akan membawamu kembali
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 128: Perkamen Asing
“Akhirnya ketemu!” Suara Jetmir terdengar begitu puas.Yasmin dan Erion sama-sama menoleh ke arah yang sama ketika sosok Jetmir muncul di ambang pintu kamar dengan senyum yang sudah terkembang sempurna.Tangannya memegang sebuah kotak kayu hitam. Yasmin mengenalinya seketika.Kotak itu milik Yasmina. Tersimpan di laci paling bawah meja rias. Ia pernah membukanya saat pertama kali ia menyisir isi kamar ini untuk memahami kehidupan wanita yang tubuhnya ia tempati.Tentu Yasmin masih ingat dengan jelas isi kotak itu. “Ada surat balasan Jetmir di dalam sana. Rencana kejahatan mereka. Bukti keterlibatannya,” batinnya berteriak.Jetmir meletakkan kotak itu di atas meja terlihat menikmati momen ini.“Tersimpan rapi sekali,” ucapnya ringan, tangannya membuka penutup kotak tanpa meminta izin siapa pun.Yasmin tidak bergerak dari tempatnya, hingga sebuah ide yang terlambat datang muncul seperti kilat.“Kenapa aku tidak pern
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 127: Terjebak
Yasmin berjalan tegak keluar ruang kerja Raja Hazir. Di sisi kiri dan kanannya, dua pengawal berpakaian zirah lengkap. Tidak memegangnya, tidak membelenggu, ataupun bertindak kasar. Tapi keberadaan mereka cukup menyampaikan pesannya sendiri. Ini bukan perjalanan pulang biasa.“Yasmina, sampai persidangan dewan kerajaan dibuka, kau harus tetap tinggal di paviliunmu. Tidak boleh keluar. Tidak boleh menerima tamu.”Keputusan Raja Hazir masih terngiang jelas. Suara berat pemimpin Pervane itu terdengar sangat letih, seolah beban di pundaknya baru saja ditambah oleh pengkhianatan darah dagingnya sendiri.“Kalau kau tidak bersalah, maka persidangan akan membuktikannya. Tapi sebelum itu semua kau tidak diperbolehkan berkeliaran bebas,” lanjut Raja Hazir sesaat sebelum Yasmin melintasi pintu.Langkah Yasmin tetap teratur. Matanya menatap lurus ke depan dengan dagu tetap terangkat tinggi. Ia menolak memberikan kepuasan bagi siapa pun yang ingin melihatnya hancur.Meski di dalam dadanya, jantung
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: Bab 126: Tuduhan Sempurna
Yasmin melangkah masuk ke ruang kerja Raja Hazir yang terasa lebih sempit dari biasanya. Jantungnya sudah berdegup tidak karuan.Ratu Cassia bangkit dari kursi sampingnya, melangkah cepat ke arah Yasmin dengan tangan terbuka, dan sebelum Yasmin sempat bersiap, pelukan itu sudah melingkarinya. Seperti pelukan seorang ibu yang putrinya baru saja terselamatkan dari tepi jurang.“Putriku,” bisik Cassia di telinganya, suaranya bergetar dengan sempurna. “Mengapa kau melakukan ini?”Yasmin mematung, bisa merasakan dinginnya niat di balik pelukan itu.“Dia memulainya dengan drama yang sangat indah,” batin Yasmin tajam.Yasmin melepaskan diri dengan halus agar tidak terlihat menolak terang-terangan. Ia membungkuk hormat pada Raja Hazir yang menatapnya dengan kemarahan seorang penguasa pada pengkhianat.“Ayahanda memanggil, hamba menghadap.”Raja Hazir tidak menjawab salamnya. Tangannya bergerak melemparkan satu gulungan perkamen begitu saja ke lantai sampai mendarat tepat di depan kaki Yasmin.
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: Bab 125: Tangisan Yasmina
Yasmin melangkah menyusuri taman rahasia di bawah kepekatan tengah malam. Di sana, ia melihat pemandangan yang memilukan: sosok wanita yang wajahnya adalah cerminannya sendiri sedang bersimpuh di pusara sang ibu.Jemari pucat Yasmina yang asli meremas tangkai mawar begitu erat hingga darah segar mengucur dari sela jarinya, menetes di atas tanah makam yang dingin."Bangunlah, Yasmin... kumohon, bersiaplah," isak Yasmina dengan suara parau yang menyayat. "Badai hitam telah bersatu. Mereka tidak lagi merangkak, mereka sedang berlari untuk menggulungmu dalam kehancuran yang tak terbendung."Melihat pemandangan itu, amarah Yasmin justru meledak di dadanya. Ia melangkah mendekat, suaranya membelah kesunyian taman dengan nada rendah yang penuh penekanan."Berhenti menangis! Ini semua salahmu! Kenapa kau meninggalkan lubang sedalam ini untukku? Dan stempel itu, kenapa kau memberikannya pada Jetmir?! Kau tahu dia menggunakannya untuk memfitnahmu sebagai pemimpin pemberontak!"Yasmina mendongak
Last Updated: 2026-03-29
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Banyak mengandung unsur 21+ secara eksplisit. Season 1 : Bab 1 - POV Damian (Riri - Damian) Season 2 : S2 (Arkana - Pewaris utama) Season 3 : S3 (Arldrich - Anak kedua) Season 4 : S4 (Aurelia - Anak ketiga) Riri mendapati suaminya Kana, berselingkuh dengan Sabrina, sepupunya. Mereka berdua berhubungan intim di ranjang Riri dan Kana tepat di ulang tahun pernikahan mereka yang kelima. Bahkan Riri belum pernah di sentuh Kana dari awal menikah karena perjodohan. Riri merasa patah hati, ia melarikan diri ke Bar, berrtemu pria bernama Damian. Riri mabuk, dan dia menyerahkan ke perawanannya pada pria itu. Tanpa Riri ketahui Damian memiliki dendam pada Kana. Damian pun sudah mengenal Riri sejak lama. Riri bimbang, hatinya sudah goyah sejak.malam bergairah dengan Damian. Ia merindukan sentuhan jemari Damiam di tubuhnya. Apakah Riri akan melanjutkan hubungannya dengan Damian? membalasa perselingkuhan Kana dengan hal yang sama. Berselingkuh dengan Damian.
Read
Chapter: Spesial part 9
Saat fajar menyingsing di Jakarta, menandai keberhasilan misi penyelamatan di Spanyol, Abimanyu bergerak. Ia telah menerima konfirmasi dari Aldrich bahwa Damian dan Riri selamat, dan Dimitri telah dilumpuhkan. Kini saatnya menutup simpul di Indonesia.Tim pengawasan Abimanyu memastikan Budi Santoso masih berada di apartemen Menteng, tampak gelisah, mungkin karena komunikasinya dengan Dimitri terputus.Abimanyu memimpin tim kecil, terdiri dari agen keamanannya yang paling tepercaya, termasuk beberapa personel dari tim Adiwangsa Balian yang dipanggil kembali. Aurelia ada di dalam mobil di lokasi tersembunyi, seperti yang ia janjikan, hatinya dipenuhi campuran ketakutan dan tekad baja.Tim Abimanyu bergerak cepat dan senyap. Mereka mematikan aliran listrik di lantai apartemen Budi sebelum mendobrak pintu.Budi Santoso terkejut saat melihat beberapa pria berpakaian hitam bersenjata mengepung ruang tamunya. Ia mencoba meraih telepon, tetapi Abimanyu sudah berdiri di hadapannya, tatapannya
Last Updated: 2025-11-27
Chapter: Spesial part 8
Malam telah tiba di pegunungan terpencil dekat Granada. Dinginnya angin malam menusuk, tetapi Aldrich dan Arkana tidak merasakannya. Mereka memarkir mobil mereka beberapa kilometer dari cortijo tua itu dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Aldrich memimpin, gerakannya senyap dan efisien, sepenuhnya kembali pada keahliannya sebagai Rayzen yang terlatih. Arkana mengikutinya, meskipun ia seorang pengusaha, adrenalin dan amarah telah mengasah insting lamanya. Aldrich memegang perangkat komunikasi yang terhubung langsung dengan tim pengintai ABG yang sudah berada di perimeter. "Status?" bisik Aldrich melalui earpiece. "Lima pria bersenjata di perimeter, Tuan Aldrich. Dua di gerbang depan, satu di belakang, dua melakukan patroli di halaman. Ada tiga mobil di gudang samping. Satu mobil di antaranya adalah van pengangkut," lapor suara operator ABG. "Target di dalam. Kami mengamati ada dua sosok yang terlihat melalui jendela lantai atas; kemungkinan mereka Tuan Damian dan Nyonya
Last Updated: 2025-11-27
Chapter: Spesial part 7
Setibanya di Barcelona, energi kota yang ramai terasa kontras dengan ketegangan yang menyelimuti Aldrich dan Arkana. Mereka tidak membuang waktu. Marcus, kontak Aldrich, sudah mengatur pertemuan di sebuah klub malam yang sepi di kawasan Gothic Quarter—tempat pertemuan yang sempurna untuk urusan yang membutuhkan kerahasiaan dan bayangan. Di sudut tersembunyi, diterangi cahaya remang-remang dari lilin di atas meja, mereka bertemu dengan Diego. Pria itu bertubuh besar, dengan mata yang tajam dan sikap yang angkuh. "Tuan Rayzen," sapa Diego dengan sedikit senyum mengejek, mengacu pada nama lama Aldrich. "Saya dengar Anda sudah pensiun. Saya tidak tahu kalau operasi pencarian orang hilang termasuk dalam daftar layanan pensiunan Anda." Aldrich tidak tersenyum. Ia mendorong amplop tebal berisi uang tunai Euro yang telah disiapkan Arkana. "Nama saya Aldrich Wira. Pria ini adalah kakak saya, Arkana. Kami mencari dua pria: Budi Santoso dan Nobel. Mereka beroperasi di Spanyol, mungkin terkait
Last Updated: 2025-11-27
Chapter: Special part 6
Setelah menutup telepon, Aldrich dan Arkana duduk berhadapan. Di antara mereka, laptop masih menampilkan wajah Budi Santoso dari foto lama. Pria berusia lima puluhan dengan wajah keras dan mata yang licik."Kita harus ke Barcelona," kata Aldrich tiba-tiba. "Marcus punya kontak di sana yang mengelola pasar informasi gelap. Jika Nobel ada di Spanyol, orang-orang itu pasti tahu."Arkana mengangguk. "Polisi Madrid akan tiba siang ini untuk mengambil alih investigasi resmi. Tapi kita tidak bisa menunggu birokrasi mereka. Kita bergerak sekarang, dengan cara kita sendiri.""Kakak yakin?" tanya Aldrich, menatap kakaknya tajam. "Cara kita berarti cara yang tidak bersih. Ini caraku sebagai Rayzen."Arkana menatap balik adiknya dengan mata yang berkilat dingin. Sesuatu yang jarang terlihat di wajah pengusaha tenang ini. "Mereka mengambil Papa dan Mama, Al. Mereka menyeret keluarga kita ke dalam permainan kotor mereka. Jika mereka mau bermain kotor, kita akan bermain lebih kotor."Aldrich terseny
Last Updated: 2025-11-25
Chapter: Spesial part 5
Pagi itu, matahari baru saja menyingsing di langit Málaga ketika ponsel Aldrich berdering keras. Ia yang baru tertidur sebentar langsung terbangun, meraih ponsel dengan refleks yang terlatih."Rayzen," suara Kenzie terdengar tegang di seberang. "Kami menemukan sesuatu. Sesuatu yang sangat tidak kami harapkan."Aldrich langsung bangkit, berjalan ke meja kerja sambil menyalakan laptop. "Bicara.""Kami berhasil melacak perpindahan uang mencurigakan yang masuk ke Spanyol tiga minggu sebelum orangtua anda tiba di sana. Jumlahnya besar, hampir dua juta euro. Uang itu ditransfer melalui serangkaian perusahaan cangkang, tapi kami berhasil menelusuri sumbernya.""Darimana?" tanya Aldrich, jantungnya mulai berdegup kencang."Jakarta, Rayzen. Dan yang lebih mengejutkan, uang itu berasal dari rekening yang terhubung dengan nama lama. Budi Santoso."Aldrich membeku. Nama itu seperti pukulan langsung ke ulu hatinya. Budi Santoso. Teman satu sel Candra di penjara dulu. Pria yang seharusnya sudah tid
Last Updated: 2025-11-25
Chapter: Special.part 4
Di kamar sebelah, Aldrich duduk di meja kerjanya, laptop terbuka, menghubungi satu per satu jaringan yang pernah ia bangun saat masih menjadi Rayzen. Kini, jaringan itu telah ia transformasikan menjadi bagian dari Adiwangsa Balian Group, perusahaan keamanan swasta warisan dari Candra yang telah ia ambil alih dan kelola dengan cara yang lebih legal, setidaknya di permukaan. Layar laptopnya menampilkan wajah seorang pria Asia berusia empat puluhan dengan bekas luka di pipi kiri. Namanya Kenji, mantan anggota yakuza Jepang yang kini menjadi kepala operasional Adiwangsa Balian Group di Asia. "Rayzen," sapa Kenji dengan hormat. "Sudah lama anda tidak menghubungi kami dengan nada seperti ini." "Ini darurat, Kenji. Orangtuaku diculik di Spanyol. Aku butuh semua intelijen yang kalian punya tentang jaringan kriminal yang beroperasi di Eropa Barat, khususnya yang memiliki motif balas dendam terhadapku atau keluargaku." Haruto mengangguk, wajahnya serius. "Kami akan langsung mengaktifkan jar
Last Updated: 2025-11-24
You may also like
MENJADI ISTRI USTADZ KAMPUNG
MENJADI ISTRI USTADZ KAMPUNG
Romansa · Mastuti Rheny
7.3K views
Di Ranjang Sepupu Suamiku
Di Ranjang Sepupu Suamiku
Romansa · Wideliaama
7.3K views
Penakluk Wanita
Penakluk Wanita
Romansa · Elis Kurniasih
7.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status